Kepala BRIN: Tantangan Ubah Mindset Masyarakat soal Produk Inovasi RI

Hairunnisa, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 24 320 2157704 kepala-brin-tantangan-ubah-mindset-masyarakat-soal-produk-inovasi-ri-MuI6WbuirP.jpg Menristek dan Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro. (Foto: BKKP)

JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa Science Techno Park (STP) merupakan wahana yang penting dalam proses inovasi teknologi. Peran STP di sebuah universitas berada pada tahapan akhir dari upaya Research & Development (R&D) di universitas tersebut.

Baca Juga: Jokowi Minta Akhiri Tumpang Tindih Anggaran Riset

IPB misalnya, keberadaan STP IPB juga menunjukkan konsep triple helix in practice bukan hanya in concept. Sinergi antara sektor swasta yaitu industri mitra dan tenant, dengan akademisi dan peneliti IPB serta pemerintah. Kemenristek pun dalam hal ini yang memfasilitasi adanya STP tersebut, serta unsur lain termasuk pemerintah daerah.

Bambang menyebutkan STP merupakan ujung dari rangkaian kegiatan riset dan inovasi yang harus memunculkan produk-produk inovatif yang dihasilkan.

Baca Juga: Menristek : Inovasi Harus Menjawab Kebutuhan Masyarakat

“STP sebagai ujung dari rangkaian kegiatan riset dan inovasi harus benar-benar memunculkan inovasi, dan nanti kita bisa lihat produk-produk inovatif yang dihasilkan. Saya optimis bahwa nantinya salah satu produk inovasi Indonesia yang bisa dikedepankan tidak hanya di arena nasional tetapi di arena global harus yang berbasis pertanian,” ujar Bambang dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Lebih lanjut Bambang mengingatkan bahwa Indonesia memiliki tantangan inovasi dari sisi bisnis untuk mengkomersialkan hasil inovasi dan mendorong inovasi untuk bisa masuk pasar dan ikut persaingan bebas dan juga tantangan untuk mengubah mindset masyarakat agar mencintai dan menggunakan produk dari hasil inovasi Indonesia.

Hal ini dilakukan agar masyarakat yang sudah terbiasa melakukan pembilan barang impor demi memenuhi kebutuhan barang pribadi dapat berpindah ke produk lokal yang diciptakan sendiri oleh masyarakat.

“Saya mendorong IPB untuk bekerjasama dengan dunia usaha dalam mengkomersialkan hasil inovasi dan juga untuk mendorong inovasi agar bisa masuk pasar dan ikut persaingan bebas serta untuk merubah mindset masyarakat yang sudah terbiasa menggunakan produk impor dan tidak percaya pada produk lokal termasuk inovasi yang dihasilkan produk lokal (IPB), agar mencintai dan menggunakan produk inovasi Indonesia dan meyakini masyarakat bahwa produk lokal mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini