nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tutup Taman Hiburan Imbas Virus Korona, Saham Disney Alami Tekanan

Irene, Jurnalis · Selasa 28 Januari 2020 13:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 28 278 2159474 tutup-taman-hiburan-imbas-virus-korona-saham-disney-alami-tekanan-EJAgmzonhP.png Saham Disney Turun Imbas Virus Korona (Foto: Business Insider)

JAKARTA - Virus korona atau corona virus memberi dampak pada penurunan saham Disney. Disney harus menutup dua taman hiburannya, Shanghai Disney Resort dan Hong Kong Disneyland Resort dalam rangka memperlambat penyebaran virus mematikan ini.

Imbas penutupan dua taman hiburannya ini, saham Disney anjlok hingga 3% pada perdagangan Senin waktu setempat.

Baca Juga: Ekonomi Dunia 'Terinfeksi' Virus Korona, China dalam Tekanan

Tercatat, Disney memiliki 43% saham di Shanghai Disney Resort dan 47% saham di Hong Kong Disneyland Resort.

Padahal, dalam menyambut perayaan Imlek, Disney telah menggelontorkan uang untuk mempersiapkan dekorasi dalam rangka penyelenggaraan acara "Tahun Tikus" yang seharusnya sudah dimulai sejak Sabtu lalu. Penutupan taman hiburan ini berarti Disney melewatkan satu periode tersibuknya di tahun ini.

Baca Juga: Menko Airlangga Sebut Virus Korona Ganggu Sektor Pariwisata

Menanggapi masalah ini, CEO Disney Robert Iger menilai kesalahan adalah pada minimnya kepercayaan yang konsumen miliki untuk mendorong mereka berkunjung ke Shanghai Disney Resort. Imbasnya, intensitas pengunjung di seluruh taman hiburan Disney turun sebanyak 2%, menurut laporan tahunan.

"Itu membuatnya kurang menguntungkan dari yang kami harapkan pada saat ini,"kata Bob, melansir Business Insider, Selasa (28/1/2020)

Taman hiburan merupakan elemen kunci dari bisnis Disney. Taman hiburan serta produk-produknya menghasilkan sekitar USD26 miliar atau Rp354,49 triliun (Kurs Rp13.650/USD) pendapatan dan USD6,8 miliar atau Rp92,8 triliun pendapatan operasional dalam laporan keuangannya tahun lalu. Angka ini adalah 38% dari total pendapatan dan 45% keuntungan yang diperoleh Disney.

Sebagai informasi, virus corona yang serupa dengan SARS telah menginfeksi lebih dari 2.700 orang dan membunuh setidaknya 80 orang. Pemerintah China saat ini telah mengkarantina lebih dari selusin kota dan membatasi pergerakan lebih dari 40 juta orang.

Tidak hanya itu, aksi protes regional yang terus terjadi di Hongkong juga berdampak pada kemerosotan saham Disney dan keuntungan operasional Hongkong Disneyland Resort yang mencapai angka USD55 juta hanya dalam waktu tiga bulan hingga September. Disney memperingatkan penurunan ini bisa mencapai USD275 juta jika protes ini terus berlanjut.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini