nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Di Depan Erick Thohir, Krakatau Steel Ungkap Bereskan Restrukturisasi Utang

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 28 Januari 2020 19:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 28 320 2159698 di-depan-erick-thohir-krakatau-steel-ungkap-bereskan-restrukturisasi-utang-rX5RDmp18a.jpeg Paparan Publik Krakatau Steel. (Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menghadiri paparan publik yang dilaksanakan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS). Perseroan telah melakukan penyelesaian proses restrukturisasi utang senilai USD2 miliar atau setara Rp27,22 triliun.

Rastrukturisasi utang ini adalah restrukturisasi utang terbesar yang pernah ada di Indonesia.

"Melalui restrukturisasi ini, total beban bunga selama sembilan tahun utang dapat diturunkan secara signifikan dari USD847 juta menjadi USD466 juta. Selain itu, penghematan biaya juga didapatkan dari restrukturisasi utang Krakatau Steel selama sembilan tahun sebesar USD685 juta," ujar Direktur Utama PT Krakatau Steel Silmy Karim, Selasa (28/1/2020).

Baca Juga: Krakatau Steel Cicil Utang Rp30 Triliun dalam 10 Tahun

Dia menjelaskan, sepanjang 2019, sudah banyak hal yang sudah telah dilakukan dalam rangka melakukan transformasi perusahaan.

Baca Juga: Utang Krakatau Steel Rp40 Triliun dan Punya 60 Anak Usaha, Erick Thohir Angkat Tangan

"Selain restrukturisasi utang, kami juga teIah melakukan optimalisasi tenaga kerja dan menerapkan operation excellence sehingga Krakatau Steel lebih efisien dan kompetitif," ungkap dia.

Restrukturisasi utang ini melibatkan 10 bank nasional, swasta nasional dan swasta asing. Seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Bank ICBC Indonesia, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank), hingga PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah sepakat untuk melakukan relaksasi pembayaran utang dalam perjanjian induk rekstrukturisasi.

Kemudian, PT Bank DBS Indonesia dan PT Bank OCBC NISP Tbk mengawali perjanjian aksesi atau penundukannya terhadap perjanjian restrukturisasi. Kemudian, pada 12 Januari 2020 dua bank swasta lainnya yakni Standard Chatered Bank Indonesia dan PT CIMB Niaga Tbk turut tunduk dalam perjanjian induk yang sama.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini