nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diminta Pilih Selamatkan Jiwasraya atau Tenaga Honorer? Ini Jawaban Sri Mulyani

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 30 Januari 2020 19:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 30 20 2160843 diminta-pilih-selamatkan-jiwasraya-atau-tenaga-honorer-ini-jawaban-sri-mulyani-hHJkTuQ1Sb.jpg Sri Mulyani (Okezone)

JAKARTA - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama Menteri Keuangan (Menkeu), menggelar rapat kerja (raker) bersama terkait realisasi APBN tahun 2019 dan outlook perekonomian di tahun 2020.

Dalam rapat kali ini, anggota Komisi XI DPR RI Elnino Hussein Mohi meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk memilih menyelamatkan masalah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) atau tenaga honorer yang akan dihapuskan. Hal itu seiring Sri Mulyani memiliki kewenangan atas APBN.

 Baca juga: Erick Thohir: Perlindungan Nasabah Jiwasraya Jadi Prioritas

"Kementerian Keuangan telah memiliki opsi dalam APBN untuk bailout dalam menangani masalah Jiwasraya. Pertanyaannya, rakyat banyak yang mengeluh terutama pegawai honorer yang akan dirumahkan, Pak Mendagri bilang akan dialihkan ke PPPK, intinya akan banyak yang dirumahkan," ujar dia di Kompleks Senayan Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Maka itu, apabila Sri Mulyani mempunyai APBN, mana yang lebih prioritas. Apakah membantu BUMN bermasalah. "Atau membiayai pegawai honorer seluruh Indonesia yang sudah mengabdi," ungkap dia.

 Baca juga; Gagal Kelola Investasi, Erick Thohir: Direksi Jiwasraya Abaikan Prinsip GCG

Menanggapi hal itu, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani menyebut pihaknya akan terus menggunakan APBN di dalam rangka berbagai macam instrumen yang secara Undang-Undang (UU), Keuangan negara memang punya fungsi, stabilisasi, alokasi, dan distribusi.

"Jadi kalau tadi pertanyaan Pak El Nino mengenai antara pegawai honorer versus jiwasraya, itu pertanyaan alokasi, trade off itu adalah pertanyaan bisa filosofi bisa political, bisa betul-betul keuangan pilihannya. Kalau kita punya space ya akan kita lalukan," tandasnya.

 Baca juga: Bahas Jiwasraya, Erick Thohir Minta Rapat Tertutup dengan Panja Komisi VI DPR

Namun, tutur dia, masing-masing punya nilainya sendiri yang harus dilihat. Pegawai honorer coba ke take care setiap kali kota rekrut menjelang Pemilu.

"Kita biasanya rekrut lagi walaupun kualitasnya agak di bawah, kita turunkan sedikit. Jadi moga-moga tidak menjadi Menteri Keuangan terbalik, bener-bener terbaik," pungkas dia.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini