nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Ada Peluang bagi CPNS Main-Main saat Ujian SKD

Bramantyo, Jurnalis · Sabtu 01 Februari 2020 15:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 01 320 2161779 tak-ada-peluang-bagi-cpns-main-main-saat-ujian-skd-DCIDxSw9ph.jpg Ujian SKD CPNS 2019 (Foto: Okezone.com/Bramantyo)

SOLO - Ribuan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) yang digelar mulai hari ini. Salah satu lokasi yang dipergunakan untuk seleksi CPNS dengan menggunakan sistem computer assisted test (CAT) adalah Universitas Sebelas Maret (UNS).

Baca Juga: Peserta Tercepat Selesaikan Soal SKD CPNS, Hanya 37 Menit dan Lolos Passing Grade

Jumlah peserta yang mengikuti seleksi CPNS yang rencananya digelar sejak Sabtu 1 Februari-22 Februari 2020 sebanyak 46.270 orang yang datang dari enam wilayah di Jawa Tengah yaitu Solo, Kabupaten Karanganyar, Kudus, Grobogan, Blora, Jepara.

Deputi Pembinaan Menagemen Kepegawaian (PMK), Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Haryomo mengatakan para peserta harus mengikuti tiga tes, tes wawasan kebangsaan dengan pasing grade (65), tes intelegensia umum dengan passing grade (80) dan tes karekteristik pribadi (126).

Baca Juga: 104 Peserta Tak Hadiri Tes SKD CPNS Kemenhumkam, Kenapa?

"Semua hasil ujian langsung masuk ke BKN pusat. Tak mampir dulu ke BKD daerah, sehingga, tak ada peluang untuk bermain-main di seleksi CPNS ini. Bagi peserta yang akan lolos ke seleksi berikutnya pasing grade masing-masing tes harus terpenuhi," ujar Haryomo di hadapan para peserta seleksi CPNS, Solo, Sabtu (1/2/2020).

Sementara itu Kepala Bidang Pengadaan Penelitian dan Informasi, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Solo Lisino Suarez mengatakan, jumlah pelamar yang mengikuti seleksi di hari pertama ini sebanyak 8.373 orang. Khusus Kota Solo, kuota yang disetujui oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara sebanyak 407 CPNS.

"Sebenarnya PNS yang kita butuhkan itu sebanyak 2.000 orang. Namun, dari KemenPAN hanya disetujui sebanyak 407 orang sesuai dengan jumlah PNS yang pensiun," papar Lisino kepada Okezone.

Jumlah itu, ungkap Lisino, untuk mengisi formasi Guru sebanyak 137 orang, tenaga kesehatan sebanyak 135 orang dan untuk Tenaga Teknis sebanyak 125 orang.

"Formasi Guru dan Tenaga Kesehatan yang masih kekurangan," pungkasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini