Jumlah Wisman Selama 2019 Naik Tipis Jadi 16,11 Juta Orang

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 03 Februari 2020 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 03 320 2162595 jumlah-wisman-selama-2019-naik-tipis-jadi-16-11-juta-orang-yCzpA14qAE.jpg Bandara (Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia selama 2019 mencapai 16,11 juta. Angka tersebut naik 1,88% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 15,81 juta kunjungan.

Meskipun begitu, angka tersebut berada di bawah dari target jumlah wisman yang dipatok oleh pemerintah. Sebab pemerintah menargetkan pada 2019 ada sekitar 18 juta wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia.

 Baca juga: BPS Pastikan Virus Korona Berdampak pada Jumlah Wisman

Mengutip dari data BPS, Senin (3/2/2020), selama Desember 2019 mencapai 1,38 juta wisman. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 2,03% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1,45 juta.

Sementara jika dibandingkan bulan sebelumnya atau pada November 2019, justru mengalami peningkatan sebesar 7,52%. Sebab pada bulan sebelumnya, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia hanya 1,15 juta wisman.

 Baca juga: Dampak Virus Korona, Kemenparekraf Cari Potensi Wisman Baru Selain China

Dari jumlah wisatawan mancanegara yang masuk selama Desember 2019, 61% di antaranya menggunakan transportasi udara. Sedangkan, untuk 28% di antaranya menggunakan transportasi laut dan 11% di antaranya menggunakan transportasi darat.

Untuk trasnprotasi udara, jumlah wisatawan mancanegara tertinggi masuk dari Bandara Ngurah Rai Denpasar Bali dengan 545 ribu. Angka tersebut naik 10,51% dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 493 ribu dan 9,90% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 4,96 ribu.

Sedangkan untuk wisatawan mancanegara yang masuk lewat jalur laut tertingi biasannya lewat Pelabuhan Batam dengan 190 ribu kunjungan. Angka ini tumbuh 13,72% dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 167 ribu saja, namun justru turun 18,41% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang justru mencapai 233 ribu.

Selanjutnya, untuk jalur darat yang paling tinggi masuk lewat Atambua yang mencapai 13 ribu wisman. Angkat tersebut naik 27,86% dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 10 ribu namun turun 9,73% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang justru mencapai 14 ribu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini