nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengguna Angkutan Umum di Jabodetabek Masih Sedikit Dibanding Jepang dan Singapura

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 04 Februari 2020 11:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 04 320 2163007 pengguna-angkutan-umum-di-jabodetabek-masih-sedikit-dibanding-jepang-dan-singapura-vluSDiEjU7.jpg Pengguna Angkutan Umum di Jabodetabek Masih Sedikit. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan jumlah pengguna angkutan umum di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) baru 32%. Angkah pengguna tersebut masih rendah dibandingkan negara seperti Jepang dan Singapura.

"Jepang dan Singapura rata-rata pengguna angkutan umum sudah capai 50%-60%. Maka itu harapan kita menjadi satu tujuan untuk mencapai itu," ujar dia, pada rapat koordinasi BPTJ di Hotel Le Meridien Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Baca Juga: Cegah Virus Korona, Kapal China Masuk RI Langsung di Karantina

Menurut mantan Direktur Utama Angkasa Pura II ini, sebaiknya transportasi umum memiliki sistem promosi yang baik dan efektif.

"Beberapa tahun ini dengan adanya MRT Jakarta dan dibangunnya LRT menjadi angkutan massal yang harus kita bangun. Dan apa yang dilakukan itu adalah membentuk efisiensi yang ada di kota," tandasnya.

Baca Juga: Penerbangan ke China Dihentikan Mulai 5 Februari, Bagaimana Tiket yang Sudah Dibeli?

Dia menjelaskan, Jabodetabek merupakan pengguna transportasi terbesar di Asean. Oleh karena itu menjadi suatu perolehan yang serius.

"Di mana penduduk di Jabodetabek ini 88 juta dan angkanya akan terus meningkat karena ibu kota ini menjadi magnet luar biasa," ungkap dia.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini