JAKARTA – Saham PT Indofarma Tbk (INAF) yang dimiliki oleh pemerintah dialihkan ke PT Bio Farma (Pesero). Hal ini terkait dengan pembentukan holding BUMN farmasi.
Corporate Secretary Indofarma Arie Genipa Suhendi mengungkapkan, telah terjadi pengalihan seluruh saham Seri B milik Negara Republik Indonesia pada Perseroan sebanyak 2,499 miliar lembar saham untuk dijadikan tambahan penyertaan modal Negara di Bio Farma.
Baca Juga: Jajaki Pasar Afrika, Bio Farma Incar Target Ekspor USD71,6 Juta
“Maka seluruh saham Seri B milik Negara Republik Indonesia di Perseroan dialihkan kepada PT Bio Farma sebagai penambahan penyertaan modal Negara ke dalam modal saham PT Bio Farma,” ungkap Arie dalam keterbukaan informasi BEI, Jakarta, Rabu (5/2/2020).
Adapun dampak yang ditimbulkan karena pengalihan ini ialah PT Bio Farma memiliki saham Seri B sebesar 80,664%. Kemudian 19,336% sisanya merupakan milik publik. Lalu saham Seri A dwi warna Perseroan tetap dimiliki oleh negara, status perseroan yang semula perusahaan Persero menjadi perusahaan non persero, dan negara melakukan kontrol terhadap Perseroan melalui kepemilikan saham Seri A dwi warna dengan kewenangan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar.