Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sektor Pariwisata dan Farmasi Terdampak Virus Korona

Maylisda Frisca Elenor Solagracia , Jurnalis-Kamis, 06 Februari 2020 |06:47 WIB
Sektor Pariwisata dan Farmasi Terdampak Virus Korona
Ilustrasi Obat (Foto: Okezone.com/Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Sektor pariwisata Indonesia terkena dampak akibat wabah virus korona. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, wisatawan dari China yang datang ke Indonesia berkurang banyak.

Jumlah wisatawan berkurang kira-kira dua juta orang. Hal ini akan berdampak pada perekonomian negara.

"Jadi, nantinya kami (pemerintah), akan mengevaluasi dampak virus tersebut setiap dua mingguan. Dan adanya travel warning, menyetop turis dari China maka akan ada dampaknya," ujar dia pada acara Mandiri Invesment Forum di Hotel Fairmont Jakarta, Rabu (5/2/2020).

airlangga

Sektor farmasi juga terkena dampak akibat virus korona ini. Sektor tersebut terkena dampaknya karena ada beberapa komponen yang berasal dari negeri tirai bambu tersebut.

"Kita ketahui, saat ini mereka relatif panjang liburnya sampai pertengahan Februari. Jadi kita masih monitor perkembangan berikutnya karena value chain akan terganggu karena mereka menyetop produksi sementara," ungkap dia.

Baca selengkapnya: Virus Korona Berdampak pada Pariwisata dan Farmasi, Bagaimana dengan Manufaktur RI?

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement