Dalam ratas virus korona, Presiden Jokowi memandang adanya potensi untuk memanfaatkan ceruk pasar ekspor di negara-negara lain yang sebelumnya banyak melakukan impor dari China. Demikian halnya dengan hal tersebut yang memunculkan momentum bagi industri substitusi impor di Tanah Air untuk meningkatkan produksi dan berkembang lebih jauh.
Baca Juga: Puluhan WN China di Bali Ajukan Perpanjangan Izin Tinggal
Terlepas dari hal tersebut, Mari berharap agar pertumbuhan ekonomi nasional dapat terus terjaga seperti saat ini. Ia berpandangan bahwa di tengah ketidakpastian global, mampu mempertahankan angka pertumbuhan ekonomi di kisaran angka 5% merupakan suatu hal yang tak mudah dan patut disyukuri.
"Yang penting kita harus merasa beruntung kita bisa mempertahankan stabil di angka lima. Itu sudah sangat baik dalam keadaan dunia seperti ini," tandasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.