nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

RI Harus Cari Sumber Alternatif Bahan Baku Antisipasi Virus Korona

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 15:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 11 20 2166753 ri-harus-cari-sumber-alternatif-bahan-baku-antisipasi-virus-korona-HVWSnGiQ88.jpg Presiden Jokowi bersama Mari Elka Pangestu (Foto: Setkab)

JAKARTA – Rantai pasok dunia terhambat akibat wabah virus korona. Pasalnya, beberapa pabrik terpaksa tutup karena pemerintah China membatasi kegiatan akibat meluasnya virus korona.

Direktur Pelaksana Bank Dunia terpilih Mari Elka Pangestu mengatakan, Indonesia sebaiknya tidak bergantung pada impor bahan baku dari China. Indonesia harus mencari sumber bahan baku lain, misalnya dari dalam negeri.

Baca Juga: Dampak Virus Korona, Mari Elka: Ekonomi China Pasti Turun

"Kalau dari sisi impor, terputusnya rantai pasok karena adanya virus korona ini juga berarti kita harus mencari sumber lain ataupun sumber dari dalam negeri. Mungkin itu juga akan mendorong insentif untuk peningkatan investasi untuk menggantikan keperluan impor untuk industri (dalam negeri) yang kita perlukan," kata mantan Menteri Pariwisata tersebut di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/2/2020).

Dalam ratas virus korona, Presiden Jokowi memandang adanya potensi untuk memanfaatkan ceruk pasar ekspor di negara-negara lain yang sebelumnya banyak melakukan impor dari China. Demikian halnya dengan hal tersebut yang memunculkan momentum bagi industri substitusi impor di Tanah Air untuk meningkatkan produksi dan berkembang lebih jauh.

Baca Juga: Puluhan WN China di Bali Ajukan Perpanjangan Izin Tinggal

Terlepas dari hal tersebut, Mari berharap agar pertumbuhan ekonomi nasional dapat terus terjaga seperti saat ini. Ia berpandangan bahwa di tengah ketidakpastian global, mampu mempertahankan angka pertumbuhan ekonomi di kisaran angka 5% merupakan suatu hal yang tak mudah dan patut disyukuri.

"Yang penting kita harus merasa beruntung kita bisa mempertahankan stabil di angka lima. Itu sudah sangat baik dalam keadaan dunia seperti ini," tandasnya.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini