nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antisipasi Dampak Ekonomi dari Korona, Presiden Jokowi Minta Kementerian Segera Belanjakan Anggaran

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 16:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 11 20 2166800 antisipasi-dampak-ekonomi-dari-korona-presiden-jokowi-minta-kementerian-segera-belanjakan-anggaran-eKqG74dY5K.jpg Jokowi Ratas (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepada seluruh menteri kabinet Indonesia Maju mengenai masalah belanja kementerian dan lembaga. Apalagi, di tengah adanya wabah Virus Korona.

Menurutnya, perlu kecepatan dalam belanja anggaran di Kementerian atau Lembaga (K/L). Dirinya meminta agar belanja tersebut dilakukan seawal mungkin.

 Baca juga: Lesunya Ekonomi China Berimbas ke RI, Mari Elka: Kita Masih Selalu Ada Untungnya

“Kecepatan kita membelanjakan anggaran-anggaran yang ada di setiap kementerian seawal mungkin akan menjadi sebuah pengungkit bagi meredupnya kita tahu ekonomi global yang baru tidak bersahabat, juga adanya serangan virus Corona,” tutur Presiden Jokowi mengawali pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna mengutip setkab, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Pada kesempatan itu, Presiden berharap sebelum Februari berakhir belanja agar segera direalisasikan secepat-cepatnya di seluruh kementerian dan lembaga. “Saya melihat, misalnya Kementerian PU sudah kemarin waktu di Bandung, sudah melakukan belanja yang sangat besar,” tambah Presiden.

 Baca juga: RI Harus Cari Sumber Alternatif Bahan Baku Antisipasi Virus Korona

Sementara itu, Presiden berharap agar kementerian lainnya bisa mengutamakan belanja anggaran. Terutama yang berkaitan dengan belanja-belanja modal, dan belanja-belanja langsung.

“Kementerian Sosial juga telah membelanjakan dalam rangka bantuan sosial PKH, saya kira ini juga akan sangat membantu,” tambahnya.

 Baca juga: Fakta-Fakta Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2019

Kepala Negara berharap Dana Desa juga agar bisa langsung segera direalisasikan. sehingga desa-desa daya beli dan konsumsinya juga akan tidak terganggu. Turut hadir Menko Polhukam Mahfud MD, Menko Marves Luhut B Pandjaitan, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Seskab Pramono Anung, Mensesneg Pratikno, KSP Moeldoko, Ketua Wantimpres Wiranto, Menkeu Sri Mulyani, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menlu Retno Marsudi, Mensos Agus Gumiwang, serta seluruh jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini