nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ibu Kota Baru Akan Diisi 20 Orang/Ha, Menteri Bappenas: Panggil Orang seperti Tarzan

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 19:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 11 470 2166942 ibu-kota-baru-akan-diisi-20-orang-ha-menteri-bappenas-panggil-orang-seperti-tarzan-kEta3IpMxt.jpg Ibu kota pindah (Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah menerima beberapa masukan untuk pembangunan ibu kota negara yang baru di Kalimantan nanti. Salah satunya adalah tidak akan dibangun banyak hutan beton di lokasi ibu kota baru tersebut.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan, nantinya ibukota baru ini tidak hanya dibangun gedung-gedung bertingkat saja. Justru pemerintah akan membangun ibu kota yang lebih ramah lingkungan.

 Baca juga: Pindah ke Kalimantan, Kepala Bappenas: Kita Ingin Jadi Ibu Kota Terbaik di Dunia

"Kita benar-benar mempertimbangkan apa yang diperdebatkan beberapa orang. Kita tidak akan membikin hutan beton di sana," ujarnya di Kantor Bappenas, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa

Menurut Suharso, nantinya ibu kota baru ini hanya akan diisi oleh 20 orang per hektare. Angka ini jauh lebih sedikit dibandingkan yang ada di Jakarta yang mana di setiap hektarenya diisi oleh 50 orang.

 Baca juga: Ada Isu Jakarta Jadi Ibu Kota Berakhir di 2020, Ini Kata Mendagri

"Kalau Jakarta per hektare 50 orang, kira-kira di sana hanya 20 orangan per hektare. Kalau panggil orang seperti Tarzan," jelasnya.

Menurut Suharso, melihat contoh tersebut sebagai komitmen pemerintah untuk mengembalikan kembali fungsi hutan. Misalnya pada bukit Soeharto yang mana di sekitarnya mulai ditanami sawit kini akan dikembalikan lagi fungsinya.

 Baca juga: Badan Otoritas Ibu Kota Baru Segera Dibentuk, Siapa Pemimpinnya?

"Kita mengembalikan fungsi hutan yang sempat rusak. Termasuk bukit Soeharto yang kita pulihkan fungsinya," ucapnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini