nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Defisit Anggaran AS Naik 25% pada Kuartal I-2020

Hairunnisa, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 14:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 13 20 2167861 defisit-anggaran-as-naik-25-pada-kuartal-i-2020-0AeP5ia8EU.jpg Grafik Ekonomi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Departemen Keuangan Amerika Serikat mencatat defisit anggaran Amerika Serikat (AS) untuk empat bulan pertama pada tahun ini sebesar USD389,2 miliar atau setara dengan Rp5.321 triliun (dalam kurs Rp13.673). Defisit tersebut meningkat 25% dibandingkan priode yang sama dengan tahun lalu.

Sebelumnya, pemerintah federal AS sendiri telah meningkat defisit anggaran yang rata-rata mendekati USD100 miliar per bulan Rp1.367 triliun.

Baca Juga: China Bakal Pangkas Tarif untuk Sejumlah Komoditas Impor AS

Menutip dari keterangan CNBC, Kamis (13/2/2020) menjelaskan, selama 12 bulan terakhir, pemerintah telah membelanjakan USD1,06 triliun atau lebih dari yang diterimanya. Semua jajaran telah membeli total utang nasional menjadi USD23,3 triliun.

Penerimaan sebenarnya meningkat secara komparatif, dan telah menerima USD1,18 triliun hingga Januari dibandingkan dengan pada tahun sebelumnya hanya USD1,1 triliun.

Baca Juga: Ramalan Ekonomi China akibat Virus Korona, Cuma Tumbuh 4,5%?

Namun, tingkat pengeluaran ini menambah kekurangan, dengan pengeluaran ada pada angka USD1,57 triliun vs USD1,42 triliun untuk empat bulan pertama pada tahun 2019, yang mengalami peningkatan pengeluaran sebesar 9,6%.

Presiden Donald Trump menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi akan menutupi biaya pemotongan pajak yang diterapkan dalam kesepakatan di tahun 2017 yang ia buat dengan Kongres.

Sementara tiu, PDB sendiri telah naik 2,9% sejak 2018, lalu melambat menjadi 2,3% pada 2019 karena utang dan defisit yang terus meningkat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini