JAKARTA – Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Dody Edward mengungkapkan, pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong barang dan jasa Indonesia masuk ke pasar Korea Selatan. Salah satu caranya ialah dengan berpartisipasi pada program promosi dalam kerangka kemitraan antara ASEAN dan Korea Selatan.
Hal tersebut disampaikan Dody dalam pertemuan tahunan Council Director ASEAN--Korea Centre ke-12 yang mengusung tema “Connecting People, Sharing Prosperity”di Seoul, Korea Selatan. Hadir pada pertemuan tersebut seluruh perwakilan 10 negara ASEAN dan Korea Selatan.
“Pemerintah Indonesia memahami pentingnya promosi perdagangan antara Indonesia dan Korea Selatan dalam mencapai pertumbuhan perdagangan yang saling menguntungkan. Kami optimistis program pengembangan ekspor dalam berbagai bentuk akan membawa hasil positif meningkatkan peluang bisnis bagi pengusaha Indonesia,” ujar Dody dilansir dari laman Kemendag, Senin (24/2/2020).
Baca juga: Ekspor Salak Tembus Pasar Jerman hingga Inggris
Dody melanjutkan, strategi yang diambil untuk mendapatkan manfaat dari kerja sama ini yakni dengan mendorong terciptanya manfaat timbal balik dalam perdagangan barang konsumsi, memaparkan peluang bisnis dalam sektor industri berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence), dan mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Adapun beberapa sektor yang menjadi perhatian Indonesia dalam kerangka kerja sama ini antara lain peningkatan akses pasar produk kosmetik; makanan olahan; furnitur; produk jasa kreatif seperti animasi, gim, dan film; serta pengembangan kekayaan intelektual (intellectual property) dari kreasi lokal.
Dody menambahkan, salah satu kegiatan penting dalam strategi Indonesia mendorong produk ekspor berkualitas yaitu dengan mengambil bagian dalam kegiatan ASEAN Beauty Showcasing di Seoul pada April mendatang. Dody berpandangan, kegiatan pameran produk kecantikan itu akan menjadi sarana promosi yang baik bagi penggunaan kosmetik khas berbahan baku dari Indonesia, termasuk di dalamnya kosmetik bersertifikasi halal.
Baca juga: Produk AC Diekspor ke Nigeria, Industri Elektronik Tembus Pasar Nontradisional
“Selain memamerkan produk kosmetik untuk konsumen Korea Selatan, melalui kegiatan ini Indonesia juga menawarkan kemungkinan untuk menjadi bagian dari rantai pasok industri kosmetik Korea Selatan dengan memanfaatkan sumber daya bahan baku yang melimpah di alam Indonesia,” ujar Dody. Selain pengembangan di sektor perdagangan, pertemuan tahunan ASEAN dan Korea Selatan ini juga sepakat mendorong pengembangan sektor investasi, kebudayaan, dan pariwisata yang berkelanjutan. Beberapa kegiatan yang disepakati untuk dilakukan, seperti ASEAN Week 2020 dalam bidang parawisata, dan ASEAN Start-up Week dalam bidang investasi.
Dody menekankan kembali, berbagai upaya promosi ini menunjukkan komitmen Pemerintah Indonesia menjaga pertumbuhan ekonomi dengan memanfaatkan seluruh potensi yang tersedia. Hal ini juga sekaligus langkah optimis pemerintah menghadapi situasi ekonomi yang tidak menentu akibat perang dagang Amerika Serikat-Tiongkok yang terus berlanjut, proteksionisme dari negara-negara di dunia, serta penyebaran virus Covid-19.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.