nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Produk AC Diekspor ke Nigeria, Industri Elektronik Tembus Pasar Nontradisional

Irene, Jurnalis · Rabu 19 Februari 2020 14:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 19 320 2170839 produk-ac-diekspor-ke-nigeria-industri-elektronik-tembus-pasar-nontradisional-Rah7HiYVug.jpeg Ekspor-Impor Perdagangan di Pelabuhan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memacu industri elektronik di dalam negeri agar mampu memperluas pasar ekspornya, termasuk ke negara-negara nontradisional. Langkah strategis ini sejalan dengan tekad pemerintah untuk segera memperbaiki defisit neraca perdagangan sehingga dapat memperkuat struktur perekonomian nasional.

Baca Juga: Dampak Virus Korona Belum Berpengaruh pada Neraca Perdagangan RI di Awal Tahun

“Kegiatan ekspor diyakini membawa dampak positif bagi perekonomian negara. Oleh karena itu, perlu upaya peningkatan kapasitas dan kapabilitas di sektor industri,” kata Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin, R Janu Suryanto dilansir dari laman Kemenperin, Rabu (19/2/2020).

Janu menyampaikan, ekspor produk AC ini menandakan bahwa produksi industri Tanah Air sudah mampu kompetitif di kancah internasional.

Baca Juga: Neraca Dagang Januari 2020 Diprediksi Surplus USD67 Juta

“Pemerintah meminta perusahaan yang mempunyai nilai impor tinggi, segera melokalisasi pabriknya di Indonesia, tidak impor dalam kondisi utuh,” tegas Janu.

Pemerintah juga tengah menarik investasi khususnya sektor industri penghasil produk substitusi impor.

Kemenperin optimistis industri elektronik mempunyai daya ungkit untuk menggenjot nilai ekspor nasional, khususnya sektor manufaktur. Apalagi, industri elektronik merupakan salah satu sektor yang mendapat prioritas pengembangan sesuai dengan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini