Suntikan Modal Negara Opsi Terakhir Penyelamatan Jiwasraya

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 25 Februari 2020 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 25 320 2173884 suntikan-modal-negara-opsi-terakhir-penyelamatan-jiwasraya-hGcU4Uq9fK.jpg Jiwasraya (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmosjo telah menggelar rapat bersama Panitia kerja (Panja) Jiwasraya Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), di Gedung DPR RI Jakarta.

Rapat itu juga dihadiri oleh Dirut Jiwasraya Hexena Tri Sasongko dan Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga.

Baca Juga: Opsi Penyelamatan Jiwasraya, Pemerintah Bakal Suntik Modal Rp15 Triliun

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebut pada rapat kali ini Kementrian BUMN dan Komisi VI membahas opsi-opsi dan simulasi skenario penyelamatan nasabah dan kordinasi secara umum.

"Sedangkan untuk penyertaan modal negara (PMN) alias suntikan modal, itu tidak menjadi prioritas dalam penyelamatan jiwasraya. Itu the last resort. Karena masih ada beberapa skenario yang didalami," ujar dia di Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Baca Juga: Jiwasraya Disuntik PMN Rp15 Triliun: Wamen BUMN: Belum

Menurut dia, pembicaraan PMN dalam konteks memperkuat fundamental industri asuransi plat merah, bukan untuk sekedar Jiwasraya.

"Pasalnya BUMN harus memikirkan bagaimana pasar industri asuransi kita semakin sehat di masa depan dan memastikan masalah seperti jiwasraya tdk terulang lagi," ungkap dia.

Dia menjelaskan pernyataan Jiwasraya akan di bail out atau bail in atau PMN adalah pernyataan yang masih jauh dari pembahasan.

"Kami (Kementrian BUMN), sedang menyusun skema tentang penyelamatan dana nasabah dan Jiwasraya akan bersifat fundamental dan komprehensif," tandas dia.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini