IHSG Anjlok, Akankah Pasar Saham Disuspensi seperti 2008?

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 28 Februari 2020 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 28 278 2175698 ihsg-anjlok-akankah-pasar-saham-disuspensi-seperti-2008-YtJ4e5cJKl.jpg Saham (Shutterstock)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyiapkan beberapa protokol untuk mengantisipasi kejatuhan pasar modal Indonesia. Namun, kejatuhan tersebut tidak akan seperti tahun 2008 krisis keuangan.

Seperti diketahui, IHSG sempat disuspensi pada 8 Oktober 2008. Di mana IHSG anjlok 10,38% atau 168 poin ke 1.451.

 Baca juga: IHSG Anjlok, Bos OJK: Tenang Saja, Kita Sudah Punya Protokolnya

Menanggapi hal tersebut, Kepala OJK Wimboh Santosa mengatakan, anjloknya IHSG saat ini tidak akan sama seperti 2008. "Tidak sampai (dihentikan)," ujarnya di Istana Presiden, Jakarta, Jumat (28/2/2020).

 Saham

Oleh sebab itu, OJK telah mempunyai protokol. Di mana, ambang batas atau threshold penurunan harga saham di 8%.

 Baca juga: Tekanan Mereda, IHSG Ditutup Turun 1,5% ke 5.453

"Tenang saja, kita sudah punya protokolnya ya. Kalau sudah melebihi threshold turunnya ya, itu ada beberapa yang bisa kita lakukan," ujarnya.

Sebelumnya,IHSG turun 82,99 poin atau 1,5% ke 5.452,7 atau dibulatkan menjadi 5.453 pada hari ini 28 Januari 2020.

Pada penutupan perdagangan, Jakarta, Jumat (28/2/2020), terdapat 90 saham menguat, 330 saham melemah, dan 104 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp9,12 triliun dari 8,18 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini