Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Transformasi Perwakilan Dagang di Luar Negeri Kunci Tingkatkan Ekspor

Vania Halim , Jurnalis-Selasa, 03 Maret 2020 |14:30 WIB
Transformasi Perwakilan Dagang di Luar Negeri Kunci Tingkatkan Ekspor
Ekspor-Impor Perdagangan di Pelabuhan (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan menyampaikan, transformasi lembaga perwakilan perdagangan di luar negeri menjadi salah satu kunci dalam reformasi birokrasi untuk menggenjot ekspor.

Dalam kondisi ekonomi global yang tidak pasti saat ini dan wabah virus Covid-19 yang melanda di dunia, perwakilan perdagangan di luar negeri mengemban tugas yang sangat penting dan strategis untuk meningkatkan neraca perdagangan Indonesia.

Baca Juga: Ini Langkah Pemkot Depok Antisipasi Penyebaran Virus Korona

Perwakilan perdagangan di luar negeri tersebut meliputi Duta Besar WTO, Atase Perdagangan, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei, dan Konsul Dagang di Hong Kong.

"Transformasi Perwakilan Perdagangan RI di luar negeri merupakan salah satu upaya Kementerian Perdagangan dalam akselerasi untuk meningkatkan ekspor nonmigas. Akselerasi peningkatan ekspor dan penguatan pasar dalam negeri merupakan dua pilar untuk menjadikan Indonesia negara maju, serta pendorong bagi Indonesia untuk berinovasi dan berkinerja lebih baik," kata Oke dilansir dari laman Kemendag, Selasa (3/3/2020).

Baca Juga: Kemenkeu Sebut Masih Miliki Ruang Fiskal untuk Tangkal Virus Korona

Lanjut Oke, perwakilan perdagangan di luar negeri memiliki peran penting dan ujung tombak peningkatan ekspor Indonesia, yaitu sebagai pusat promosi produk Indonesia, agen pemasaran, dan penyedia market intelligence. Perwakilan perdagangan tidak lagi berperan sebagai perpanjangan tangan birokrasi Indonesia.

"Untuk itu, perlu strategi khusus untuk menciptakan transaksi. Perwakilan perdagangan harus menjadi agen pemasaran, yaitu menjual; mendekati pembeli; mengenali budaya, pola dan perilaku buyer; dan merebut hati buyer sehingga calon buyer tidak berpikir dua kali dalam melakukan transaksi atas produk Indonesia," jelas Oke.

Menurut Oke, untuk menjalankan perannya dengan baik, perwakilan perdagangan perlu bersinergi dengan para pemangku kepentingan dan pelaku usaha,memahami pasar dan produk yang akan dipasarkan, menciptakan program-program baru, serta membuat analisis transaksi.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement