Tips Hunting Rumah, Bisa lewat Iklan hingga Makelar

Hansel Jevera, Jurnalis · Kamis 05 Maret 2020 20:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 05 470 2178823 tips-hunting-rumah-bisa-lewat-iklan-hingga-makelar-z5yekaaxIa.jpeg Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA – Mencari hunian yang sesuai keinginan bukan hal yang mudah. Memilih lokasi yang bebas banjir, berada di lokasi strategis hingga harga yang terjangkau menjadi beberapa faktor saat membeli rumah.

Namun tak perlu bingung, Anda bisa mencari rumah dengan beberapa cara, mulai dari cek langsung ke lapangan hingga bantuan iklan. Melansir buku ’10 Top Tip Membeli Rumah’ karya Laksamana Media, berikut adalah rinciannya:

1. Melakukan Pencarian Rumah Langsung

Sering kali pemilih rumah yang benar-benar membutuhkan uang, memasang plakat penjualan di rumah yang akan dijual tersebut. Nah, sebagai konsumen, tentu saja Anda tidak boleh melewatkan kesempatan seperti ini. Oleh karenanya, sering-sering lah mendatangi kawasan yang sedang diincar.

Paling tidak seminggu sekali, Anda bisa meluangkan waktu untuk mendatangi kawasan yang Anda incar. Ambil waktu pagi atau siang hari agar tampilan rumah bisa terlihat dengan jelas. Untuk memperlancar proses ini, sebelumnya Anda bisa mempersiapkan pertanyaan yang akan diajukan kepada pemilih rumah. Jadi ketika Anda menemukan papan penjualan di depan suatu rumah, Anda sudah siap dengan pertanyaan mendetail seputar rumah tersebut. Hal ini tentu saja sangat penting agar pemilik rumah bisa menjawab pertanyaan Anda secara spontan dan tidak dibuat-buat.


2. Jasa Makelar Perorangan

Apabila Anda termasuk orang sibuk yang tidak banyak memiliki waktu luang, jasa makelar bisa dipertimbangkan untuk mendapatkan rumah yang diinginkan. Namun demikian, cari makelar yang “benar-benar makelar”. Biasanya makelar akan mendapatkan tip dari si pemilik rumah dan tidak akan meminta Anda untuk membayar uang jasa. Makelar bonafit biasanya ditandai dengan adanya beberapa sertifikat rumah yang telah dititipkan oleh penjual kepadanya. Hal ini menunjukkan jika makelar tersebut adalah orang yang bisa dipercaya.

Ada beberapa tip yang bisa dilakukan agar Anda tidak terjebak oleh kata-kata manis seorang makelar.

a. Meski uang Anda berlebih, jangan pernah menunjukkan hal tersebut pada sang makelar. Bila perlu, Anda bisa memintanya untuk mencarikan Anda rumah yang paling murah.

b. Agar makelar tidak mengganggu pada jam-jam sibuk Anda, mintalah pada si makelar untuk menghubungi Anda pada jam-jam tertentu. Dia tidak boleh mencoba menghubungi di luar jam tersebut kecuali Anda yang menghubunginya dulu.

c. Apabila Anda telah menemukan rumah yang dicari, jangan terlalu menggebu-gebu dalam melakukan negosiasi. Nyatakan secara tegas bagwa anda perlu waktu untuk berpikir. Untuk menjaga rumah tersebut tidak jatuh ke tangan orang lain, katakana pada si makelar jumlah hari untuk berpikir, misalnya “Maaf, saya butuh waktu berpkikir. Kira-kira tiga hari lagi, saya akan menghubungi Anda.

3. Jasa Perusahaan Perantara

Jika tidak memiliki kenalan makelar, Anda bisa menggunakan jasa perusahaan yang berperan sebagai perantara antara penjual dan pembeli rumah. Dengan menggunakan jasa perusahaan perantara, Anda bisa mengungkapkan secara detail keinginan tentang rumah yang dicari.

a. Ungkapkan detail mulai dari harga, tipe, sampai lokasi rumah yang Anda inginkan. Hal ini untuk menghindari perusahaan menyampaikan penjualan rumah di luar keinginan Anda.

b. Sebelumnya, pastikan Anda telah mencari tahu, kisaran harga dari tipe rumah yang Anda inginkan. Kemudian, turunkan harganya sekitar 5 sampai 10 juga. Misalnya rumah tipe 21 di kawasan A adalah 90 juta, Anda bisa bilang “Tolong, carikan rumah dengan tipe 21 di kawasan A seharga 80-an juta”. Semakin Anda tahu kisaran harga rumah, perusahaan perantara akan semakin berhati-hati dalam menaikkan harga jual.

4. Melalui Jasa Teman

Jika di kawasan yang diincar, Anda memiliki teman, Anda bisa meminta bantuannya untuk informasi mengenai rumah yang akan dijual di kawasan tersebut.

Ketika menggunakan jasa teman, pastikan negosiasi harga dan pertanyaan seputar rumah Anda cari tahu sendiri. Katakan padanya bahwa Anda hanya membutuhkan informasi tentang rumah yang akan dijual dan pembicaraan selanjutnya akan Anda tangani sendiri.

Secara terbuka, ungkapkan bahwa Anda benar-benar meminta bantuannya dan komisi atas bantuannya tersebut bisa langsung Anda negosiasikan. Hal ini sangat penting dilakukan di awal pembicaraan agar nantinya tidak ada perselisihan seputar komisi yang Anda berikan.

5. Melalui Plakat di Pusat Keramaian

Selain menggunakan media cetak seperti surat kabar atau tabloid, terkadang penjual juga menawarkan rumah yang akan dijual melalui plakat-plakat yang di temple di perempatan jalan atau pusat-pusat keramaian.

Umumnya, plakat-plakat ini dilengkapi dengan nomor telepon yang bisa dihubungi. Anda bisa menghubungi nomor telepon ini, kemudian tanyakan apakah Anda berbicara dengan si pemilik langsung atau melalui perantara.

Jika melalui jasa perantara, pastikan Anda tidak mengeluarkan uang sepeser pun untuk perantara tersebut. Sebelum membuat janji dengan pemilik rumah, datangilah rumah yang akan dijual untuk melihat kondisinya.

6. Melalui Media Iklan

Dimanakah Anda bisa mendapatkan rumah yang pemiliknya benar-benar ingin menjual rumahnya secepat mungkin? Berburu rumah melalui iklan? Benar, tetapi tanpa harus diberi tahu pun sudah pasti Anda sudah mengetahuinya.

Namun sebenarnya ada rahasia yang harus diketahui dibalik pemasangan iklan ini. Para penjual rumah yang benar-benar butuh uang biasanya akan habis-habisan memasang iklan dan mempromosikan penjualan rumahnya.

Coba amati pada beberapa surat kabar yang berbeda, adakah iklan penjualan rumah yang sama? Jika iklan yang sama bisa ditemukan pada beberapa surat kabar yang berbeda maka bisa dipastikan jika penjualnya membutuhkan uang secepat mungkin. Berarti Anda sebagai pembeli bisa lebih mudah menegosiasikan harga dengan pemilik rumah.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini