nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesawat 737 Max Masih Dilarang Terbang, Bos Boeing Salahkan Pendahulunya

Jum'at 06 Maret 2020 15:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 06 320 2179228 pesawat-737-max-masih-dilarang-terbang-bos-boeing-salahkan-pendahulunya-yr2guXuYQ4.jpg Boeing 737 Max (Reuters)

JAKARTA - Kepala Eksekutif Boeing David Calhoun menyalahkan pendahulunya atas krisis pesawat 737 MAX. Di mana, Boeing 737 Max masih dilarang terbang setelah dua kecelakaan mematikan.

Calhoun mengungkapkan hal itu dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada Kamis 5 Maret 2020.

 Baca juga: Boeing Catat Kerugian hingga Rp8,67 Triliun Sepanjang 2019

Mengutip VoA Indonesia, Jakarta, Jumat (6/3/2020), Calhoun, yang telah lama menjadi anggota dewan direktur Boeing, mengatakan kepada harian New York Times, masalah Boeing bahkan lebih besar daripada yang ia perkirakan. Calhoun mengambil alih sebagai Kepala Eksekutif pada 13 Januari.

Dia mengatakan pendahulunya, Dennis Muilenburg menggenjot rencana produksi Boeing terlalu cepat.

 Baca juga: Bangkit dari Keterpurukan, Boeing Uji Coba Pesawat Baru 777X

Pesawat jenis MAX itu dilarang terbang sejak Maret 2019, setelah dua kecelakaan yang menewaskan 346 orang. Pada 10 Maret menandai peringatan satu tahun kecelakaan kedua atas pesawat Ethiopian Airlines.

Calhoun, anggota dewan direktur sejak 2009, diangkat sebagai Kepala Dewan bulan Oktober lalu, ketika Boeing memecat Muilenburg.

Pada 23 Desember, Boeing secara resmi menunjuk Calhoun sebagai CEO, yang pada akhirnya menyingkirkan Muilenburg sepenuhnya.

Calhoun mengatakan perusahaan itu perlu memulihkan kepercayaan dan memperbaiki hubungan dengan para regulator, pelanggan, dan semua pemangku kepentingan lainnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini