Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Usai Proyek 35.000 Mw, RI Fokus Bangun Pembangkit Listrik Energi Terbarukan

Vania Halim , Jurnalis-Minggu, 08 Maret 2020 |09:35 WIB
Usai Proyek 35.000 Mw, RI Fokus Bangun Pembangkit Listrik Energi Terbarukan
Pembangkit Listrik Bersumber dari Panas Matahari. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengoptimalkan penggunaan sumber-sumber energi baru terbarukan (EBT) sebagai bahan bakar pembangkit listrik, setelah seluruh Program Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan 35.000 mega watt (Mw) selesai.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, setelah program 35.000 Mw selesai, pembangkit yang harus dibangun hanya pembangkit EBT.

Baca Juga: Antisipasi Blackout, Begini Cara Kerja Pembangkit Listrik Gas Uap Rp6,3 Triliun

"Nanti jika seluruh pembangkit proyek 35.000 Mw selesai dibangun, selanjutnya pembangkit-pembangkit yang akan dibangun seluruhnya akan menggunakan energi terbarukan," ujar Arifin, dalam keterangan Kementerian ESDM, Jakarta, Minggu (8/3/2020).

Baca Juga: Gandeng Jepang, Indonesia Efisiensi Pembangkit Listrik Batu Bara

Sebagai informasi, dalam lima tahun terakhir kapasitas pembangkit listrik Indonesia mengalami kenaikan hampir 15 Giga Watt (Gw) menjadi 69,6 Gw dari 54,7 Gw, dengan porsi pembangkit yang menggunakan EBT saat ini berada di sekitar angka 10,3 Gw atau sekitar 14,8%.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement