nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Plus-Minus Mulai Bisnis Toko Buku Online

Hansel Jevera, Jurnalis · Minggu 08 Maret 2020 14:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 08 320 2179972 plus-minus-mulai-bisnis-toko-buku-online-4X5vNYs7TH.jpg Bisnis Toko Buku. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Banyak jenis usaha atau bisnis online yang bisa dilakukan semua orang pada saat ini. Bahkan bukan hanya sambilan, bisnis online dijadikan mata pencaharian utamanya.

Seperti halnya dengan toko buku konvensional, toko buku online menjual beragam judul buku, hanya saja sebagai permulaan mungkin kategori buku yang dijual tidak selengkap toko buku offline pada umumnya. Namun seiring dengan perkembangan bisnis, kamu bisa melengkapi judul dan kategori buku yang ditawarkan .

Untuk menjalankan bisnis ini jelas dibutuhkan distributor, kelebihan bisnis toko buku online dibandingkan dengan bisnis lainnya adalah distributor buku memberikan jangka waktu kredit yang lebih lama.

Baca Juga: Tips Mulai Bisnis Minyak Wangi, Keuntungannya Capai Rp6 Juta/Bulan

Artinya, selama buku belum terjual, maka tidak diwajibkan untuk melakukan pembayaran atas buku tersebut. Mengingat jumlah buku yang ditawarkan cukup banyak, harus memiliki database agar buku buku yang dijual terorganisasi dengan baik sesesuai kategorinya.

Mengutip dari buku 63 Jenis Usaha Bisnis Online Sambilan, Buat Siapa Pun!, karya Jubilee Enterprise, Minggu (8/3/2020), ada beberapa tahap yang mesti diperhatikan untuk memulai bisnis toko buku online:

1. Modal Awal yang Dibutuhkan

Bisnis toko buku online tentu tidak membutuhkan tempat kusus untuk memajang tempat khusus untuk memajang buku buku yang akan dijual seperti halnya pada toko-toko buku offline. Dalam bisnis ini, Anda hanya memerlukan website, koneksi internet dan produk yang akan dijual.

Khusus untuk membuat website, Anda membutuhkan hosting server dan domain yang biasanya merepresentasi nama toko buku online yang akan Anda bangun.

Baca Juga: Ingin Bisnis Budidaya Ikan Lele? Cek Dulu Lokasinya

Selain itu, Anda juga membutuhkan engine shopping cart. Yang paling sederhana adalah dengan memadukan Joomla dan Virtuemart. Ada juga engine lainnya semacam OSCommerce yang dapat di peroleh secara gratis

2. Jumlah Pegawai yang Dibutuhkan

Sebagai bisnis online, Anda bisa menjalankan toko buku online ini seorang diri. Segala sesuatu mulai dari menjalin kerja sama dengan distributor, meng-upload foto buku buku baru, dan menangani pesanan mulai dari mencari buku sesuai pesanan hingga mengirimkannya bisa Anda lakukan sendiri.

Perlu diingat bahwa toko buku online tidak memerlukan seorang karyawan yang bertugas menjaga toko. Sementara untuk tugas-tugas yang berkaitan dengan administrative seperti membuat database buku dan pembukuan berkenaan dengan keuangan juga bisa Anda tangani sendiri.

Jika tidak mau repot, Anda bisa menyewa satu orang khusus untuk mengambil buku dari distributor dan mengirimkannya ke konsumen jika ada order.

3. Teknik Marketing dan Promosi yang Digunakan

Untuk melakukan promosi secara gencar, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak modal, karena Anda bisa mempromosikannya secara online pula. Salah satu caranya adalah dengan memberlakukan aturan khusus berkenaan dengan transaksi misalnya seperti pembelian di atar Rp500.000, biaya pengiriman gratis, diskon 20% untuk pembelian diatas Rp500.000, dan lain sebagainya

4. Hal Penting yang Perlu Diketahui Tentang Bisnis ini

Permasalahan yang sering muncul dalam bisnis toko buku online ini adalah berkenaan dengan pengiriman barang pesanan. Untuk alasan efisiensi, sebagian pelaku bisnis ini baru akan mengirimkan barang setelah pesanan mencapai kuantitas tertentu.

Hal ini tentu saja tidak menguntungkan bagi kosumen, karena akan terjadi keterlambatan pengiriman. Berkenaan dengan hal tersebut, Anda harus membuat komitmen dan mampu meyakinkan konsumen bahwa pengiriman akan dilakukan secara tepat waktu, artinya, begitu konsumen membayar atas buku yang dipesannya, maka Anda harus langsung mengirimkannya.

Selain itu, mintalah nilai rabat yang besar kepada distributor atau penerbit secara langsung. Umumnya, mereka memberi rabat 30% dari harga buku untuk toko. Oleh karena itu, jima mereka memberi rabat 30%, maka yang 20% bisa Anda berikan ke pembeli sebagai discount sementara yang 10% Anda ambil sebagai keuntungan

5. Studi Kasus

Untuk menjalankan bisnis toko buku online, sebaiknya Anda tidak hanya menjual buku-buku produksi dalam negeri tetapi juga luar negeri. Hal ini akan semakin memperkaya katalog buku yang Anda tawarkan kepada pasar sasaran Anda.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini