Nelayan Indonesia Kini Menguasai Perairan Natuna

Vania Halim, Jurnalis · Selasa 10 Maret 2020 17:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 10 320 2181211 nelayan-indonesia-kini-menguasai-perairan-natuna-Ab9KLcyIsg.jpg Nelayan Indonesia Kuasai Perairan Natuna (Foto: Dok)

JAKARTA - Setelah menempuh 7 hari perjalanan mengarungi laut, mulai hari ini para nelayan Indonesia sudah berada di Laut Natuna, dan dikawal Bakamla. Nelayan Indonesia kini menguasai perairan Natuna dan aman melaut di bawah pengawalan.

Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan bahwa sesuai arahan Presiden, pemerintah harus hadir di laut Natuna Utara dengan Patroli TNI AL, Bakamla, PSDKP/KKP serta menghadirkan nelayan Indonesia untuk memanfaatkan Sumber Daya Ikan di ZEEI laut Natuna Utara.

“Ini perkembangan yang menggembirakan, karena nelayan-nelayan dari Pantura, sebanyak 30 kapal telah tiba di Natuna, dan saat ini dikawal oleh Bakamla. Bahkan mereka diundang ke atas kapal oleh Bakamla untuk berkoordinasi pengamanan di laut. Sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujar Mahfud MD usai Rapat Terbatas tingkat Menteri, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Baca Juga: Kapal Bakamla Gelar Patroli dan Kawal Nelayan di Laut Natuna Utara

Sebagai tindak lanjut perintah Presiden, yang ditindak lanjuti Menko Polhukam dengan menggelar rapat tingkat menteri pada 3 Januari 2020 membahas masalah penanganan laut Natuna Utara dan kemudian diputuskan, bahwa salah satunya adalah memobilisasi nelayan di laut Natuna Utara.

Setelah proses penyiapan regulasi, perijinan, penyediaan kapal, dan sebagainya, 30 kapal lantas di berangkatkan dari pelabuhan Tegal Sari kota Tegal pada 4 Maret 2020.

Baca Juga: Kisah Nelayan Natuna yang Terusir Kapal Asing, Ditabrak dan Ditangkap

Mahfud menambahkan, akibat provokasi kapal nelayan China yang dikawal coast guard mereka, menyadarkan pemerintah dalam berbangsa dan bernegara, di mana terdapat kekosongan di ZEEI di laut Natuna Utara.

"Kini nelayan Indonesia sudah bisa mendominasi perairan Natuna dan aman di bawah pengawalan patroli laut," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini