Penumpang Diduga Kena Virus Korona, Ini yang Dilakukan Otoritas Bandara

Taufik Budi, Jurnalis · Kamis 12 Maret 2020 08:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 12 320 2182014 penumpang-diduga-kena-virus-korona-ini-yang-dilakukan-otoritas-bandara-HQiirw8vla.jpg Virus Korona (Foto: Shutterstock)

SEMARANG – Otoritas Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang meningkatkan kesiapsiagaan mengantisipasi penyebaran virus korona. Sejumlah petugas lintas instansi dilibatkan untuk pencegahan termasuk penanganan jika ditemukan penumpang terindikasi virus korona.

“Peningkatan kesiapsiagaan atas wabah virus korona di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani dilaksanakan oleh lintas instansi yang meliputi Angkasa Pura (AP) I, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Imigrasi, Airlines, Ground Handling dan seluruh unit yang ada,” kata General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Hardi Aryanto, Rabu (11/3/2020).

Baca Juga: Dampak Virus Korona, Penumpang Asing di Bandara Ahmad Yani Turun 23%

Dia menjelaskan, setiap unit telah memiliki tugas pokok dan prosedur masing-masing termasuk membuat contingency plan jika ditemui kondisi yang tidak biasa pada penumpang. Dalam pelaksanaan operasional sehari-hari, masing-masing petugas telah dibekali kompetensi untuk menyikapi suatu krisis.

“Pihak manajemen AP I bertugas untuk memastikan hal-hal tersebut terlaksana dengan baik dan mensupport hal-hal yang masih dibutuhkan untuk upaya penanganan di lapangan,” katanya.

 Baca Juga: Ini 16 Rute China yang Izin Penerbangan Dihentikan Sementara

“Jumlah dari masing-rnasing petugas sesuai dengan shift dari petugas operasional biasa, yaitu 5 orang petugas KKP per shift dan 5 orang petugas AP 1 per shift,” tambah dia.

Skenario yang disiapkan jika ditemukan penumpang yang terindikasi virus korona, maka pihak AP bekerjasama dengan KKP akan membawa penumpang tersebut ke ruang pemeriksaan guna dilakukan observasi lanjutan. Jika diperlukan akan dimasukkan ke ruang isolasi bandara.

“Langkah itu sambil menunggu evakuasi ke rumah sakit yang menjadi rujukan atas penanganan virus korona, yaitu RS Kariadi dengan menggunakan mobil ambulans milik KKP,” pungkasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini