4. Anggaran Sekitar Rp17 Miliar untuk Membangun Fasilitas Observasi
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan anggaran sekitar Rp17 miliar untuk membangun fasilitas observasi atau karantina untuk pengendalian infeksi penyakit menular, utamanya virus korona atau Covid-19 di Pulau Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, anggaran pembangunan seluruh sarana dan prasarana kesehatan tersebut dilakukan melalui Kerja Sama Operasi (KSO) antara PT Wijaya Karya (Persero) dan PT Waskita dengan Konsultan Manajemen Konstruksi PT Virama Karya.
5. Akan Rampung 28 Maret 2020
Pemerintah tengah membangun fasilitas observasi dan karantina untuk pengendalian infeksi penyakit menular, khususnya virus korona atau Covid-19, di Kota Batam. Proyek tersebut ditargetkan selesai 28 Maret 2020.
“Sudah (dikerjakan) dari hari Minggu kemarin, sampai 28 Maret,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dikutip dari KR Jogja, Rabu (11/3/2020).
Fasilitas karantina tersebut memanfaatkan lokasi eks tempat penampungan (kamp pengungsi Vietnam) pada 1979 hingga 1996 di Pulau Galang.
6. Bangunan Pendukung untuk Dokter dan Tenaga Medis
Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Sumadilaga menyebut akan ada dua area pada rumah sakit khusus Pulau Galang tersebut. Di mana untuk area pertama merupakan bangunan kamp bekas eks pengungsi Vietnam yang nantinya dijadikan bangunan pendukung.
"Bangunan pendukung akan ada hunian untuk dokter dan tenaga medis. Lalu di bangunan itu juga akan dibuatkan dapur, tempat laundry, hingga gudang," ujar dia di Kementerian PUPR Jakarta, Kamis (12/3/2020).
Kemudian, lanjut dia, area kedua yang akan mulai dibangun, menjadi tempat observasi dan karantina. Di sana akan dibuatkan bangsal-bangsal dengan jumlah 400 tempat tidur.
"Dan kita juga akan bangun semacam tempat observasi. Nanti dibentuk, ruang-ruangan sebanyak 400 bed," ungkap dia.