NEW YORK - Wall Street ditutup anjlok pada perdagangan Senin (16/3/2020) waktu setempat. Di mana, penurunan bursa saham AS terbesar sejak 1987.
Sementara itu, S&P 500 ditutup pada level terendah sejak Desember 2018. Hal ini dikarenakan investor khawatir pandemi virus Corona lawan yang tangguh bagi Bank Sentral, anggota parlemen ataupun Gedung Putih.
Baca juga: Trump Umumkan Darurat Nasional Virus Korona, Wall Street Menguat
Melansir Reuters, Jakarta, Selasa (17/3/2020), Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun 2.997,1 poin atau 12,93% menjadi 20.188,52, sedangkan S&P 500 kehilangan 324,89 poin atau 11,98% menjadi 2.386,13. Sementara itu, Nasdaq Composite turun 970,28 poin, atau 12,32% menjadi 6.904,59.
Perdagangan 3 indeks utama Wall Street tersebut sempat dihentikan sementara (Trading halt) selama 15 menit tak lama setelah pembukaan. Hal ini dikarenakan indeks S&P 500 anjlok hingga 8% melewati ambang batas 7%.