Posisi Utang Pemerintah Naik Terus, Ini Faktanya!

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 22 Maret 2020 13:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 21 20 2187068 posisi-utang-pemerintah-naik-terus-ini-faktanya-ibL4mUwb5V.jpg Rupiah (Reuters)

JAKARTA - Kementerian Keuangan mencatat posisi utang pemerintah per Februari 2020 mencapai Rp4.948,18 triliun. Angka tersebut, mengalami peningkatan Rp130,63 triliun dibandingkan periode sebelumnya yang hanya sebesar Rp4.817, 55 triliun.

Posisi utang pemerintah yang sebesar Rp4.948,18 triliun ini setara dengan 30,82% terhadap produk domestik bruto (PDB). Dengan begitu, rasio utang pemerintah masih aman jika mengacu pada UU Keuangan Negara nomor 17 tahun 2003 dan UU APBN yang ditetapkan setiap tahunnya.

Oleh sebab itu, Jakarta, Minggu (22/3/2020), berikut fakta-fakta posisi utang pemerintah Februari 2020:

1. Posisi Utang Pemerintah per Februari 2020

Kementerian Keuangan mencatat posisi utang pemerintah per Februari 2020 mencapai Rp4.948,18 triliun.

2. Utang Naik hingga Ratusan Triliun Rupiah

Posisi Utang Indonesia di Februari mengalami peningkatan Rp130,63 triliun dibandingkan periode sebelumnya yang hanya sebesar Rp4.817, 55 triliun.

3. Posisi Utang Terhadap PDB

Posisi utang pemerintah yang sebesar Rp4.948,18 triliun ini setara dengan 30,82% terhadap produk domestik bruto (PDB). Dengan begitu, rasio utang pemerintah masih aman jika mengacu pada UU Keuangan Negara nomor 17 tahun 2003 dan UU APBN yang ditetapkan setiap tahunnya

4. Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp115,5 Triliun

Kementerian Keuangan mencatat pembiayaan utang hingga Februari 2020 sebesar Rp115,5 triliun atau sebesar 32,8% dari target APBN yang sebesar Rp351,8 triliun. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, realisasi pembiayaan Utang yang mencapai Rp115,56 triliun terdiri dari realisasi Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp113,85 triliun atau 29,2% target APBN dan realisasi pinjaman sebesar Rp1,71 tirliun atau negatif 4,6% target APBN.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini