nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nyepi, Operasional Bandara Bali Dihentikan

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 25 Maret 2020 06:24 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 25 320 2188624 nyepi-operasional-bandara-bali-dihentikan-oHML9j9QFl.jpg Bandara I Gusti Ngurah Rai Ditutup Sementara. (Foto: Okezone.com/Ist)

JAKARTA - Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali berhenti beroperasi selama 24 jam selama masa perayaan Nyepi Tahun Baru Caka 1942/2020 Masehi yang jatuh pada, Rabu 25 Maret 2020. Tidak akan ada penerbangan, baik rute domestik maupun internasional.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengatakan, penutupan operasional Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali merupakan dukungan terhadap tradisi keagamaan dimana masyarakat Hindu harus khusuk dalam beribadah.

Baca Juga: Beroperasi Penuh 29 Maret, 54 Penerbangan Dipindahkan ke Bandara Internasional Yogyakarta

“Selama masa Nyepi, operasional dan kegiatan penerbangan domestik maupun internasional dihentikan sementara. Hal ini untuk menghormati masyarakat yang melaksanakan ibadah Nyepi,” kata Novie, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/3/2020).

Penghentian sementara operasional bandara juga didasarkan Notice to Airmen (NOTAM) yang diterbitkan AirNav Indonesia Nomor A4678/19 NOTAMN yang berisi tentang operasional bandara tutup karena Hari Nyepi.

Baca Juga: Waspada Virus Corona, Bagasi di Penerbangan Internasional Disemprot Cairan Disinfektan

Sementara itu, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV – Bali Elfi Amir menjelaskan, berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Pelaksanaan Hari Raya Nyepi dan Penanganan Virus Corona (Covid-19) yang berlangsung di Balai Serba Guna Desa Adat Tuban, pada Selasa (24/3/2020), dihasilkan kesepakatan bahwa kegiatan Perayaan Nyepi (penutupan bandara) dari tanggal 25 Maret pukul 06.00 WITA sampai dengan tanggal 26 Maret pukul 06.00 WITA.

Dalam perayaan Nyepi juga akan mengurangi kegiatan di ruang publik seperti ogoh-ogoh. Terkait permasalahan Covid-19, Balai Serba Guna Desa Adat menganjurkan untuk melaksanakan upaya mandiri untuk melakukan tindakan pencegahan seperti penyemprotan desinfektan yang nantinya akan diberikan oleh Pemda setempat.

“Meskipun tidak beroperasi sementara pada saat Nyepi, tim OBU IV akan melakukan koordinasi dengan komunitas bandara seperti PT Angkasa Pura I, maskapai, Kepolisian dan TNI termasuk pecalang untuk tetap berada di area bandara. Tujuannya untuk pengamanan sekaligus turut serta menjaga prosesi Hari Raya Nyepi agar berlangsung khidmat,” tuturnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini