nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Redam Corona, BI Sebar Uang Kertas Baru hingga Rp450 Triliun untuk 6 Bulan

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 15:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 26 20 2189387 redam-corona-bi-sebar-uang-kertas-baru-hingga-rp450-triliun-untuk-6-bulan-SvHpFXufe2.jpg Rupiah (Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia memastikan ketersediaan stok uang cukup untuk 6 bulan ke depan. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan stok uang di tengah pandemik corona ini.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan uang beredar pihaknya sudah melakukan karantina. Adapun stok uang kertas yang siap diedarkan jumlahnya kurang lebih mencapai Rp450 triliun

 Baca juga: 5 Mahasiswa Ini Ciptakan Tempat Ngopi Beromzet Belasan Juta

Oleh karena itu lanjut Perry, masyarakat tidak perlu khawatir akan tertular virus Corona dari uang kertas. Sebab pihaknya sudah menyiapkan uang kertas baru untuk didistribusikan ke perbankan.

"Stok uang kami jauh lebih dari cukup. Hampir 6 bulan kebutuhan uang beredar. Masyarakat enggak perlu khawatir higienitas," ujarnya dalam teleconfrence, Kamis (26/3/2020).

 Baca juga: Uang Beredar di RI Tembus Rp6.046 Triliun pada Januari

Selain uang tunai yang beredar, seluruh ATM yang dimiliki perbankan juga dipastikan dalam kondisi yang steril. Sebab dirinya menyebut uang yang didistribusikan ke ATM sudah diganti dengan uang yang dikarantina oleh Bank Indonesia.

"Sejak Maret ini, begitu satgas menyatakan masa darurat sampai dengan 29 mei, kami juga sudah mengarantina uang yang disetorkan oleh perbankan," kata Perry.

 Baca juga: 20 Tahun Lagi, Dunia Diramal Hanya Punya 6 Mata Uang Saja

Perry menambahkan, pihaknya juga menginstruksikan kepada kantor perwakilan di daerah-daerah untuk aktif berkoordinasi dengan perbankan. Khususnya untuk memastikan jika uang-uang yang ada di ATM tetap higienis.

"Kami juga telah menginstruksikan ke 46 kantor-kantor (perwakilan BI di seluruh Indonesia). Mereka bekerja sama dengan perbankan dan asosiasi sistem pembayaran sudah juga mengganti uang di ATM dengan yang baru dan mengarantina uang yang disetorkan dari perbankan," kata Perry.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini