Harga Emas Berjangka Naik 1%

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 27 Maret 2020 08:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 27 320 2189670 harga-emas-berjangka-naik-1-vK5WqSF6aW.jpg Harga emas (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Harga emas naik tipis pada perdagangan kemarin. Harga emas naik karena data pengangguran AS naik akibat pandemi corona virus. Data pengangguran memberi tekanan pada dolar, mengangkat daya tarik emas yang dipandang sebagai aset yang aman.

Harga emas di pasar spot naik 0,3% pada USD1,618.60 per ons. Emas berjangka AS naik 1% menjadi USD1,649.40 per ons dan diadakan di atas kontrak spot London.

Baca Juga: Naik Rp5.000, Harga Emas Antam Dijual Rp924.000/Gram

"Jangka pendek, awalnya emas bisa naik ketika saham jatuh karena emas adalah aset safe haven, " kata Seorang analis logam mulia yang berbasis di Hong Kong di Refinitiv GFMS Samson Li dilansir dari Reuters, Jumat (27/3/2020).

Data menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran melonjak ke level tertinggi sepanjang masa lebih dari 3 juta pada minggu lalu. Senat AS mendukung stimulus USD2 triliun bertujuan untuk membantu para pekerja dan industri yang menganggur karena corona virus.

Baca Juga: Cetak Rekor Tertinggi, Harga Emas Sentuh Rp870.000/Gram

Sementara itu, harga logam mulia lainnya, paladium turun 2,3% menjadi USD2,264.53 per ounce, setelah mencatatkan kenaikan harian terbesar sejak 1997 pada Rabu sebagai kuncian di produsen utama Afrika Selatan memperburuk kesengsaraan pasokan.

"Palladium masih belum kokoh seperti logamnya lebih sensitif terhadap krisis ekonomi," kata ANZ Kumari. Platinum tergelincir 2,1% menjadi USD722,31 per ounce, sementara perak turun 0,3% menjadi USD14,39.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini