nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masyarakat Nekat Mudik, Jumlah ODP Corona di Daerah Meningkat

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 27 Maret 2020 15:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 27 320 2189951 masyarakat-nekat-mudik-jumlah-odp-corona-di-daerah-meningkat-GJukAXhF2o.jpg Mudik (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyayangkan adanya masyarakat yang bandel untuk melakukan mudik colongan.

Sebab, adanya beberapa masyarakat yang sudah mulai mudik ini membuat angka penyebaran pandemi corona atau covid-19 di daerah-daerah meningkat.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan, adanya masyarakat yang ngotot untuk tetap mudik membuat angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) meningkat. Salah satu contoh peningkatan angka ODP yang tinggi terjadi di Kabupaten Sumedang.

Berdasarkan data terakhir, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, bertambah menjadi 1.834 orang.

"Dari data kami cukup memprihatinkan. Dari Kabupaten Sumedang ODP melimpah karena ada orang mudik dari Jabodetabek," ujarnya dalam telekonferensi, Jumat (27/3/2020).

Selain Sumedang, ada beberapa daerah di Jawa Tengah yang juga mengalami lonjakan jumlah ODP. Menurut Adita, angka ini bisa terus bertamabah jika masih ada masyarakat yang membandel.

"Dan beberapa daerah di Jawa Tengah, ini belum puncaknya (mudik)," kata Adita.

Oleh karena itu, pemerintah tengah mewacanakan untuk melarang masyrakat khususnya yang dari Jabodetabek untuk mudik ke kampung halaman. Langkah ini diambil untuk memutus rantai penyebaran pandemi corona atau covid-19 di daerah-daerah.

"Mengapa dilarang mudik? tadi sudah disampaikan Pak Dirjen karena ini potensi untuk perluasan wabah ini memang luar biasa. Kita belum melakukan pelarangan sudah banyak istilahnya yang mencuri start untuk mudik," jelasnya.

Menurut Adita, jika langkah cepat seperti pelarangan ini tidak diambil, maka wabah virus corona akan semakin meluas. Hal ini membuat zona merah alias zona yang rawan akan virus corona di daerah-daerah akan bertambah.

"Kalau kemudian kita tidak melakukan sesuatu dari pemerintah dan melakukan pelarangan dan tentunya juga diikuti dengan regulasi dan law enforcement-nya ini kita khawatir kan wabah COVID ini akan makin luas dan menambah zona merah di daerah tujuan mudik," kata Adita.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini