Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fakta Sepinya Mal hingga Membatasi Jam Operasionalnya

Taufik Fajar , Jurnalis-Sabtu, 28 Maret 2020 |06:10 WIB
Fakta Sepinya Mal hingga Membatasi Jam Operasionalnya
Mal (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pengaruh virus Corona atau Covid-19 membuat banyak pusat perbelanjaan menjadi sepi. Hal ini dikarenakan berlakunya sosial distancing agar tidak menyebarnya virus tersebut.

Hal ini membuat beberapa mal membatasi operasionalnya. Bagaimana tidak, beberapa mal pun terlihat kosong bahkan bisa saja malah mencatat kerugian.

Oleh sebab itu, Jakarta, Sabtu (28/3/2020), Okezone merangkum fakta-fakta mal tutup dikarenakan wabah virus Corona. Berikut fakta-faktanya:

 Baca juga: Cegah Virus Corona, Peritel Siap Antar Belanjaan Konsumen

1. Senayan City Batasi Waktu Operasional

Salah satu mal yang membatasi operasional adalah Senayan City. Senayan City akan memberlakukan pembatasan operasional mulai 25 Maret 2020 dengan jam buka pukul 11.00 WIB hingga 20.00 WIB setiap harinya.

2. Tenant Mulai Melakukan Penutupan

Sementara beberapa tenant yang melakukan penutupan sementara di Senayan City mulai tanggal 23 Maret -5 April 2020 di antaranya Rabbithole, Q billiard, XXI Cinema, Lollipop dan Meiso.

3. Plaza Indonesia Batasi Operasional

Plaza Indonesia ditutup sementara mulai 25 Maret hingga 3 April 2020.

Namun, ada beberapa tenant yang dibuka untuk melayani kebutuhan masyarakat, seperti swalayan, apotek, money changer, Maybank dan semua ATM di level basement. Operasional pun terbatas dibuka mulai pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB.

4. Pengusaha Merasa Dilema

Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) mengungkapkan banyak pelaku usaha di Jakarta tengah menghadapi dilema, antara mengikuti imbauan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atau mematuhi perjanjian dengan pusat perbelanjaan tempat mereka beroperasi, yaitu mengikuti jam buka dan tutup pusat perbelanjaan seperti mal atau plaza.

"Pemerintah pusat tidak meminta lockdown, tapi Pemda mengimbau dengan surat seruan tanggal 20 Maret kemarin untuk meminta masyarakat tidak berkumpul dan menjauhi pusat keramaian, salah satunya pusat belanja. Sedangkan kami adalah penyewa di pusat belanja yang saat ini tidak didatangi pengunjung," kata Dewan Penasihat Hippindo Tutum Rahanta.


5. Peritel Siap Antar Barang

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang di tengah wabah virus corona ini. Sebab para pengusaha ritel akan tetap melayani masyarakat meskipun wabah virus corona ini terus menyebar luas

Sekretaris Jenderal Aprindo Solihin mengatakan, masyarakat tidak perlu panik dan dan tetap berdiam diri di rumah untuk mencegah penyebaran virus corona. Pasalnya, pihaknya akan mengantarkan belanjaan yang dibutuhkan secara langsung ke konsumen.

"Alfamart, Indomaret atau peritel lain ada Transmart kita siap untuk melayani konsumen bahkan di saat-saat yang mungkin kita nggak harapkan. Artinya peritel sudah menyiapkan banyak hal jika terjadi keinginan orang sulit keluar (rumah)," ujarnya

(Fakhri Rezy)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement