nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ternyata Disleksia Adalah Kunci Kesuksesan Richard Branson

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 29 Maret 2020 21:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 29 320 2190860 ternyata-disleksia-adalah-kunci-kesuksesan-richard-branson-Wh7Cf87nqP.jpg Richard Branson (Foto: Okezone.com/dok.Inc)

JAKARTA - Mengidap Disleksia, miliarder Richard Branson mengaku kekurangannya justru membantu kesuksesannya selama ini. Ia juga mengatakan bahwa orang-orang yang terlahir dengan kondisi 'spesial' cenderung memiliki "keterampilan masa depan"

Dalam sebuah postingan blog yang di terbitkan pada hari Jumat, Bronson mengatakan salah satu kekuatan yang sering dimiliki oleh penderita disleksia adalah imajinasi yang jelas. Tak hanya Richard Bronson, Tercatat bahwa Thomas Edison, Hendry Ford dan Steve Jobs juga menderita disleksia.

"Karena disleksia, saya telah berhasil membentuk Virgin Group dan banyak menghasilkan kesuksesan saya selama ini," Ujar Branson, yang dikutip dalam CNBC, Minggu (29/3/2020).

Baca Juga: Perdana Menteri Finlandia Usul Kerja Hanya 4 Hari dalam Seminggu

Ia juga mengaku, disleksia dapat membantu berpikir agar tetap menjadi orang yang sederhana dan juga dapat membantunya agar terus berinovasi.

Pendiri Virgin Group itu mengatakan bahwa keterampilan yang terkait dengan disleksia akan sangat dibutuhkan di dunia kerja. Laporan dari perusahaan akuntansi EY pada 2018 mengklaim bahwa penderita disleksia memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk tempat kerja di masa depan.

"Kita harus berhenti membuat semua anak berpikir dengan cara yang sama, dan kita harus mendukung serta merayakan semua jenis keterbatasan untuk mendorong imajinasi dan kreativitas anak-anak," Ujar Branson.

Baca Juga: 5 Pesona Kecantikan Sanna Marin, Perdana Menteri Termuda di Dunia

Pada bulan Agustus, John Abel, wakil presiden cloud dan inovasi di Oracle, mengatakan kepada CNBC bahwa karyawan membutuhkan keterampilan kreatif untuk melindungi mereka dari digantikan oleh robot.

Sementara itu, CEO Pearson John Fallon mengatakan kepada CNBC bulan itu bahwa kemampuan yang paling terisolasi dari otomatisasi adalah "keterampilan manusia yang unik" seperti kreativitas, persuasi dan empati.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini