nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mudik Tidak Dilarang dan Hanya Imbauan, Pemudik Bakal Berstatus ODP

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 02 April 2020 14:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 02 320 2192977 mudik-tidak-dilarang-dan-hanya-imbauan-pemudik-bakal-berstatus-odp-g1G3xM5QRz.jpg Menko Luhut (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah akhirnya memutuskan bahwa mudik Lebaran 2020 tidak dilarang, namun diimbau untuk tidak mudik di tengah penyebaran virus corona (Covid-19).

Nantinya pemerintah menyiapkan beberapa skema dan insentif agar masyarakat tidak mudik Lebaran 2020.

"Diputuskan tidak ada larangan mudik resmi dari pemerintah namun pemerintah mengimbau masyarakat tidak mudik tahun ini," kata Menko bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam telekonferensi, Jakarta, Kamis (2/4/2020).

Baca Juga: Menko Luhut: Kalau Mudik Pasti Bawa Penyakit 

Pemerintah kata Luhut menginginkan social distancing atau physical distancing guna mencegah penyebaran virus corona dipatuhi dengan baik.

Saat ini pemerintah pusat dan pemerintah provinsi berkoordinasi untuk memastikan kalau ada masyarakat yang mudik maka status Orang Dalam Pemantauan (ODP) harus ditetapkan dan harus dipastikan kampung halamannya bisa menerima.

"Terkait teknis, kami akan buat teknis petunjuk sehingga ada panduan untuk kita menghitung betul agar jangan sampai rakyat terdampak," katanya.

Menurut Luhut, saat ini pemerintah menyiapkan insentif untuk masyarakat melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Alasan kenapa mudik tidak dilarang karena memperhitungkan perekonomian.

"Jadi pertimbangan utama kita supaya ekonomi enggak mati sama sekali dan ini kami hitung semua mungkin ini pilihan terbaik. Ini berdampak pada harga angkutan yang bisa melonjak, terkait teknis kami segera rumuskan bersama kementerian terkait, misalnya kalau nekat mudik bisa otomatis masuk ODP. Pemerintah daerah akan koordinasi," katanya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini