NEW YORK - Wall Street dibuka melemah pada perdagangan hari ini. Hal ini dikarenakan jumlah pengangguran di AS mencatat rekor tertinggi akibat virus Corona atau Covid-19.
Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (3/4/2020), dow Jones Industrial Average turun 127,51 poin, atau 0,60% menjadi 21.285,93, sedangkan S&P 500 dibuka lebih rendah sebesar 11,98 poin, atau 0,47%, pada 2.514,92. Sementara itu, Nasdaq Composite turun 10,04 poin, atau 0,13%, menjadi 7.477,27 pada bel pembukaan.
Baca juga: Pertemuan Darurat Arab Saudi-Rusia Dorong Penguatan Wall Street
Seperti diketahui, departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat melaporkan lebih dari 6,5 juta pekerja Amerika mendaftar minta bantuan pengangguran pekan lalu, setelah usaha kecil, menengah ataupun besar tutup akibat pandemi virus corona (Covid-19).
Angka baru ini menambah jumlah total pendaftar selama tiga minggu sebelumnya, menjadi lebih dari 10 juta pekerja yang minta bantuan finansial. Demikian seperti dikutip VOA Indonesia, Jakarta, Jumat (3/4/2020).
Baca juga: Wall Street Ditutup Anjlok 4% Imbas Kekhawatiran Virus Corona
Jutaan korban PHK diperkirakan akan mendaftar dalam beberapa minggu mendatang. Jumlah pekerja yang minta bantuan dalam dua minggu terakhir ini, sudah melebihi jumlah total selama enam bulan pertama resesi tahun 2008 lalu.
Sejumlah ekonom Amerika memperkirakan, 25 hingga 40 juta orang, dari jumlah 165 juta pekerja bisa menganggur menjelang akhir Juli, akibat resesi ekonomi.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.