Jokowi Soroti Akses Listrik RI Kalah Jauh dengan Malaysia hingga Singapura

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 03 April 2020 10:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 03 320 2193404 jokowi-soroti-akses-listrik-ri-kalah-jauh-dengan-malaysia-hingga-singapura-wU2KUeYwrK.jpg Rasio Elektrifikasi Indonesia 99,8%. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini menggelar rapat terbatas (Ratas) mengenai peningkatan rasio elektrifikasi pedesaan. Meski sudah meningkat, Kepala Negara masih menyoroti peringkat elektrifikasi Indonesia yang masih di bawah Malaysia.

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, rasio elektrifikasi hingga kini sudah melampaui target sebesar 96%. Di mana hingga 2020, elektrifikasi pedesaan telah mencapai 99,84%.

Baca Juga: PLN Jamin Program Listrik Gratis dan Diskon Tarif 50% Beres Pekan Depan

"Namun, kita juga harus melihat bahwa akses kelistrikan atau electricity access populasi di peringkat 95, masih tertinggal Malaysia 87, Vietnam 84, dan Thailand, Tiongkok, Korsel berada di peringkat 2. begitu juga dengan eletricity supply peringkat 54. Filipina 53, Malaysia 38, Thailand 31, Singapura 2,"kata Jokowi dalam telekonferensi, Jumat (3/4/2020).

Selain itu juga, masih terdapat 433 desa yang belum berlistrik. Meski jumlah sedikit dibandingkan desa di seluruh Tanah Air sebanyak 75 ribu.

"Tapi apapun harus diselesaikan. 433 desa yang belum itu di 4 provinsi. Papua 325 desa, Papua Barat 102, NTT 5 desa dan Maluku 1 desa. karena itu saya ingin menekankan itu," ujarnya,"

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini