“Dari perhitungan rata-rata keempat indeks tersebut, angka HBA diusulkan menjadi USD65,77 per ton, atau turun USD1,31 dari HBA Maret yang ada di angka USD 67,08 per ton,” papar Agung.
Sejak turun bulan Januari 2020 yang mencatatkan angka USD65,93 per ton (turun dari USD66,30 di Desember 2019), HBA mengalami fluktuasi, naik di Februari (USD66,89) dan Maret (USD67,08), dan kembali turun di bulan April 2020 ini.
(Feby Novalius)