nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Jurus Wishnutama Hadapi Tekanan Virus Corona di Industri Pariwisata

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 06 April 2020 21:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 06 320 2195137 3-jurus-wishnutama-hadapi-tekanan-virus-corona-di-industri-pariwisata-DBImhIzEA4.jpg Menparekraf Wishnutama (Foto: Youtube)

JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyiapkan beberapa langkah untuk menghadapi pandemi virus corona. Mengingat, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan yang paling pertama terdampak virus corona (covid-19).

Menteri Pariwasata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama mengatakan, dalam menghadapi pandemi virus corona ini ada tiga langkah yang akan dilakukan. Langkah-langkah mitigasi ini sesudai dengan standar United Nation World Tourism Organization (UNWTO) atau Organisasi Pariwisata Dunia.

 Baca juga: Tutup, Tempat Wisata Internasional Alami Kerugian

Langkah pertama adalah langkah tanggap darurat. Langkah pertama ini akan dilakukan sampai dengan wabah virus corona di seluruh dunia ini berakhir.

Beberapa langkah yang dilakukan pada masa tanggap darurat ini adalah seperti pembuatan cirsis center dan juga membuat program sosialisasi kebersihan dan kesehatan oleh seluruh stekholder. Selain itu, pemerintah juga sudah menghentikan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan mice, event seminar, konfrensi dan kegiatan lainnya.

 Baca juga: Multiplier Effect Anjloknya Industri Pariwisata Akibat Virus Corona

Adapun total anggaran yang disiapkan oleh pihaknya dalam masa tanggap darurat ini adalah sebesar Rp500 miliar. Dana tersebut diperoleh dari hasil realokasi anggaran yang dilakukan oleh Kementeriannya.

"Lalu dukungan ke industri pariwisata dan ekonomi kreatif dengan bantuan Kementerian dan Lembaga terkati dalam bidang ketenagakerjaan, retribusi pajak oleh pemerintah daerah, utilisasi, pinjaman bank dan pemnafaatan kartu pra kerja," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisis X DPR, Senin (6/4/2020).

Tahapan selanjutnya adalah fase pemulihan pasca pandemi corona. Pada fase ini, pemerintah akan mulai untuk melakukan promosi-promosi kembali pada destinasi wisata yang ada di Indonesia.

"Koordinasi dan identifikasi dampak, publikasi dan promosi, dan dukungan ke industri atau pelaku. ini nanti kalau sudah pemulihan," kata Wishnutama.

Selanjutnya adalah tahap normalisasi yang akan dilakukan oleh pemerintah. Tahapan ini baru bisa dilakukan ketika wabah benar-benar berakhir dan aktivitas sudah kembali normal.

"Pada tahap ini, pemerintah akan melakukan publikasi dan promos di dalam negeri dan luar negeri. Menyelenggarakan event internasional dan nasiona. Dukungan ke destinasi berupa penignkatan safety dan security, Sumber Daya Manusia (SDM) attraction dan sebagainya. Tapi sekali lagi fase II dan III baru bisa dilakukan saat wabah ini sudah berkahir," jelasnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini