nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gubernur BI: Rupiah Menguat ke Rp16.125 per USD

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 07 April 2020 16:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 07 20 2195563 gubernur-bi-rupiah-menguat-ke-rp16-125-per-usd-P96SFHK5is.jpg Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo angkat bicara mengenai nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terus mengalami tren penguatan. Tercatat, Rupiah menguat Rp255 atau 1,65% menjadi Rp16.125 per USD dibandingkan penutupan kemarin.

"Alhamdulillah sejak minggu lalu langkah-langkah yang kita lakukan untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah diridhoi oleh Allah, Tuhan yang maha kuasa, sehingga nilai tukar Rupiah stabil dan cenderung menguat," kata Perry dalam telekonforensi, Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Baca Juga: Tekan Dolar, Rupiah Menguat ke Rp16.390/USD

BI melakukan stabilisasi nilai tukar Rupiah sejak minggu lalu dengan triple intervention, baik dari Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), pasar spot dan pasar Surat Berharga Negara.

Perry menambahkan, penguatan Rupiah ini terjadi meskipun pada Minggu lalu mendapatkan tekanan karena pemberitaan-pemberitaanmiss interpretasi dan miskonsepsi dari apa yang diumumkan oleh BI, OJK dan LPS.

"Ahamdulillah dengan langkah-langkah stabilisasi, dengan komitmen kebijakan terus menerus, dan dengan komunikasi intensif dari kami, Kementerian Keuangan dan juga OJK kami bersama Kemenkeu terus melakukan komunikasi dengan investor global," katanya.

Baca Juga: Taklukan Dolar AS, Rupiah Menguat ke Rp16.412/USD

Perry mengucapkan rasa terima kasih kepada pelaku pasar dan sejumlah eksportir yang juga menstabilkan Rupiah sehingga bid and offer di pasar secara baik dan mekanisme pasar baik.

"Rupiah bergerak stabil dan cenderung menguat. BI berkomitmen selalu di pasar. Kami terus akan mengajak pelaku pasar perbankan, eksportir mari kita stabilkan nilai tukar Rupiah ini Insya Allah bisa stabil dan terus menguat. Insya Allah di akhir tahun bisa Rp15.00 per USD," katanya.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini