nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perangi Virus Corona, Menteri Basuki Siapkan Rp1,66 Triliun

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 07 April 2020 18:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 07 320 2195670 perangi-virus-corona-menteri-basuki-siapkan-rp1-66-triliun-t0bEQrfKrI.jpg Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto; Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan refocusing program untuk penanganan virus corona. Adapun refocusing program dan kegiatan untuk penanganan virus corona ini disiapkan Rp1,66 triliun.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, lewat anggaran tersebut, pihaknya akan menggalakan program padat karya khususnya di pedesaan. Hal ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyaraat yang ada di pedesaan.

 Baca juga: Menteri Basuki Realokasi Rp24,53 Triliun untuk Tangani Covid-19

"Untuk refocusing kegiatan sebesar Rp1,66 triliun. Pertama, untuk tetap menjaga daya beli masyarakat terutama di pedesaan," ujarnya dalam teleconfrence, Selasa (7/4/2020).

Selain itu lanjut Basuki, refocusing program juga akan dilakukan untuk pembangunan fasilitas dan infrastruktur kesehatan untuk menanganan covid-19. Misalnya saja dengan membangun penampungan observasi di Pulau Galang.

 Baca juga: Ada Wabah Corona, Nasib Pemindahan Ibu Kota Baru di Tangan Presiden Jokowi

"Untuk menangani fasilitas infrastruktur menangani Covid-19, contohnya yaitu pembangunan fasilitas penampungan observasi di Pulau Galang beserta kelengkapannya sekitar Rp400 miliar," kata Basuki.

Selain itu, pihaknya juga akan fokus pada renovasi pada Wisma Atlet untuk Rumah Sakit Darurat corona. Adapun anggaran yang disiapkan untuk renovasi wisma atlet tersebut adalah sebesar Rp160 miliar.

Selanjutnya, refocusing program juga dilakukan dengan melakukan penambahan 4.000 lokasi program padat karya P3TGAI serta penghapusan PPh 4% sebesar Rp978 miliar. Lalu pihaknya juga melakukan fokus program untuk pembelian bahan dan pengecatan marka jalan sebesar Rp25 miliar

"Kelima kami melakukan pembelian karet petani sebagai bahan campuran aspal karet sebesar Rp100 miliar," ucap Basuki.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini