Terminal Kapal Penumpang Pelindo III Siap Dijadikan RS Darurat Covid-19

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 08 April 2020 19:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 08 320 2196291 terminal-kapal-penumpang-pelindo-iii-siap-dijadikan-rs-darurat-covid-19-0qEtDuc8Cc.jpg Pelabuhan (Shutterstock)

JAKARTA - PT Pelindo III siap mendukung upaya pemerintah dalam melawan pandemi virus corona. Salah satunya adalah dengan menyiapkan beberapa terminal penumpang pelabuhannya utnuk rumah sakit khusus corona.

Direktur Utama Pelindo III Doso Agung mengatakan, pihaknya siap jika nantinya terminal penumpang kapal laut di wilayah timur Indonesia harus diubah menjadi Rumah Sakit khusus untuk menangani pasien virus corona.

 Baca juga: Cegah Covid-19 saat Kapal Asing Masuki Pelabuhan RI

“Selain itu, di Surabaya kami bekerjasama dengan sebuah hotel untuk memberikan fasilitas kamar beserta semua akomodasinya gratis bagi dokter dan petugas medis yang ditolak oleh warga sekitar kostnya untuk tinggal maupun menjalani masa karantinanya di sana,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis (8/4/2020).

Di sisi lain, Doso Agung juga menjamin jika rus logistik selama virus corona ini akan tetap lancar. Sebab, pihaknya tetap memberikan pelayanan distribusi logistik selama 24 jam penuh tanpa henti.

 Baca juga: Protokol Kesehatan di Pelabuhan, Operator Diminta Batasi Jumlah Penumpang

"Di tengah pandemi Covid-19 ini, kami menjamin kelancaran logistik selama 24 jam –7 hari penuh sesuai tugas kami,” kata Doso Agung.

Selain itu lanjut Doso Agung, pihaknya juga akan megikuti protoko dari pemerintah tentang pencegahan penyebaran virus corona di pelabuhan-pelabuhannya. Misalnya adalah penerapan physical distancing yang ketat di area pelabuhan dan perkantoran.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyediakan bilik steril dan hand sanitizer, pengecekan suhu tubuh, hingga pemberian vaksin influenza dan minuman herbal gratis untuk meningkatkan daya tahan tubuh para penumpang dan pegawai.

“Komitmen kami tidak hanya cukup pada upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia, terutama di lingkungan kerja," kata Doso Agung.

Selain itu, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama dengan pihak swasta menyalurkan bantuan sebesar Rp27 miliar. Bantuan ini disalurkan untuk penanganan virus corona di Indonesia dalam bentuk berbagai program dan aktivitas.

Dana sebesar tersebut telah direalisasikan dalam berbagai wujud sepertipengadaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis, pembangunan ruangan rehabilitasi ruangan isolasi di rumah sakit rujukan. Selain itu, anggaran ini juga digunakan untuk pembentukan satgas Covid-19 di Provinsi Bali, pengadaan alat rapid test, bantuan sarana cuci tangan di tempat umum, masker, hingga cairan sanitasi tangan.

“Kami sadar jika kondisi penyebaran Covid-19 di Indonesia sudah cukup mengkhawatirkan. Kami terpanggil untuk memberikan kontribusi nyata bagi setiap warga," kata Doso Agung.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini