PSBB, Operasional Transportasi Umum di Jabodetabek Hanya Sampai Pukul 18.00 WIB

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 12 April 2020 18:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 12 320 2198033 psbb-operasional-transportasi-umum-di-jabodetabek-hanya-sampai-pukul-18-00-wib-1HanRhMaN9.jpg MRT (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan mengizinkan transportasi umum untuk beroperasi meskipun daerah tersebut berstatus Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hanya saja, jam operasional dari angkutan umum ini dibatasi.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Polana B Pramesti mengatakan, operasional transportasi di wilayah Jabodetabek hanya beroperasi dari jam 06.00 hingga 18.00 WIB. Hal ini untuk mendukung kebijakan dari PSBB yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah di wilayah Jakarta, Depok, Bogor dan Bekasi.

Polana mengaku, pihaknya tidak melarang untuk transportasi untuk beroperasi. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) nomor 18 tahun 2020 tentang pengendalian transportasi untuk mencegah penyebaran virus corona.

Baca Juga: YLKI Minta Aturan Pengendalian Transportasi Dikaji Ulang

"Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan nomor. 18 Tahun 2020, (angkutan umum harus) melakukan pemberitahuan resmi kepada operator agar beroperasi di terminal Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek mulai pukul 06.00 sampai 18.00 WIB di Jakarta," ujarnya dalam telekonferensi, Minggu (13/4/2020).

Menurut Polana, meskipun diizinkan untuk beroperasi namun angkutan umum ini harus tetap mematuhi protokol kesehatan dari Kementerian Kesehatan. Misalnya dengan menjaga jarak hingga wajib menggunakan masker untuk penumpang dan juga petugas.

“Sekali lagi saya meneasan peraturan ini dibuat dengan tetap dalam upaya mencegah penyebaran virus corona dan menetapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

 Baca Juga: PSBB, Tukang Ojek Bisa Angkut Penumpang asal...

Sementara itu, Sekertaris Direktorat Jenderal Perkeretapian Zulmafendi mengatakan, pihaknya sudah meminta kepada operator kereta di wilayah Jakarta untuk membatasi operasional hingga jam 18.00 WIB saja. Ada beberapa moda transportasi berbasis rel yang ada di wilayah Jabodetabek seperti kereta moda raya terpadu (Mass Rapid Transit/MRT), Laju Raya Terpadu (Light Rail Transit/LRT) Jakarta, hingga Kereta Rel Listrik (KRL).

“Terkait jam oerasional perlu diketahui bahwa di dalam peraturan ini disampaikan oleh ibu kepala BPTJ untuk Kereta Api kita akan operasionalkan Janodetabek hanya jam 6 pagi dampai 18.00,” kata Zulmafendi.

Sementara untuk kereta api jarak jauh lanjut Zulmafendi, pihaknya akan menesuaikan grafik perjalanan. Puhaknya akan meminimalisir terjadinya keramaian di moda transportasi berbasis rel untuk rute jarak jauh ini.

Hal ini juga untuk menyesuaikan dengan protokol kesehatan dari Kementerian Kesehata. Dalam protokol kesehatan, transportasi umum harus menjaga jarak minimal 1 meter dan harus menggunakan masker.

“Sedangkn KA jarak jauh kita sesuaikan dengan grafik perjalanan. Tadi disampaikan juga tentuny di Ka Sudah lkukan langkah-langkah memasuki persiapan-persiapan perjalnn dalam eprjlnnd an tempat tujuan,” kata Zulmafendi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini