JAKARTA - Eropa akan membutuhkan setidaknya 500 miliar Euro dari lembaga Uni Eropa untuk membiayai pemulihan ekonominya setelah pandemi corona. Angka tersebut di luar paket tambahan dana sebesar setengah triliun Euro yang telah disepakati sebelumnya.
Dalam sebuah wawancara, Direktur Pelaksana Mekanisme Stabilitas Eropa Klaus Regling mengatakan cara termudah untuk mendapatkan dana tersebut adalah melalui Komisi Eropa dan Uni Eropa.
Baca juga: Uni Eropa Berlakukan Bea Masuk Baja dari RI hingga China
"Tahap kedua kita membutuhkan setidaknya 500 miliar Euro dari lembaga-lembaga Eropa, tetapi bisa lebih," kata Regling mengutip VoA Indonesia, Jakarta, Minggu (19/4/2020).