Share

Banyak Kepala Daerah Turun Tangan, Larangan Mudik Kembali Mencuat

Giri Hartomo, Okezone · Senin 20 April 2020 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 20 320 2201971 banyak-kepala-daerah-turun-tangan-larangan-mudik-kembali-mencuat-BIXZaBCMLM.jpg Mudik (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah kembali mengirim sinyal bahwa mudik Lebaran tahun ini akan dilarang. Sebelumnya, pemerintah hanya mengimbau agar tidak mudik Lebaran guna mencegah penyebaran virus corona di daerah.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, pelarangan mudik Lebaran tahun ini akan dirapatkan kembali oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritaman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan pada sore nanti.

Baca Juga: Larangan Mudik Dibahas Sore Ini 

Budi menjelaskan, perubahan imbauan menjadi pelarangan mudik Lebaran karena diminta oleh beberapa kepala daerah. Sebab, setiap harinya pasien positif dan meninggal karena corona terus bertambah, meskipun diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Ya kalau kita lihat sekarang di daerah banyak kepala daerah yang meminta gitu," kata Budi dalam telekonferensi, Jakarta, Senin (20/4/2020).

Budi menambahkan, kesadaran masyarakat akan bahaya virus corona juga meningkat setelah di beberapa daerah muncul badan seperti Gugus Tugas Covid-19 di tingkat RT/RW.

"Jadi kalau ada orang asing masuk ke situ enggak boleh dia. Kalaupun masuk ya kamu karantina 14 hari. Jadi daripada seperti itu lebih baik masyarakat urungkan saja," ujarnya.

Apalagi dalam survei Kementerian Desa, hampir seluruh kepala desa menolak mudik Lebaran.

"Kepala desa juga hasil penelitian dari Kemendes kan juga menolak untuk mudik. Terutama pandemi di Jakarta," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini