Hari Kartini, Sri Mulyani Sampaikan Terima Kasih untuk Petugas Medis

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 21 April 2020 10:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 21 20 2202383 hari-kartini-sri-mulyani-sampaikan-terima-kasih-untuk-petugas-medis-EWeigFN6cs.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani memperingati Hari Kartini dengan mengenang perjuangan satu abad lalu. Sekira 100 tahun yang lalu, Kartini dipingit di rumah karena adat istiadat.

Namun, kata Sri Mulyani, dinding rumah tidak menjadi penghalang bagi Kartini untuk memperjuangkan dan peduli akan nasib perempuan dan anak-anak untuk maju. Perjuangan Kartini bisa dicontoh pada saat pandemi covid-19 saat ini.

Baca Juga: Pemprov DKI Minta Pelunasan Dana Bagi Hasil, Sri Mulyani Sentil Balik Anies

"Meski di rumah, you can always do good think for your family, your community and your country. Never try to find any excuses to do good things for others," tutur Sri Mulyani dalam Instagram, Selasa (21/4/2020).

Dia menyampaikan rasa kagumnya terhadap tenaga medis yang bekerja siang malam menghadapi ancaman Covid19. Di garis depan para tenaga medik dokter, perawat, pekerja rumah sakit - memiliki tugas mulia menyelamatkan jiwa manusia dengan risiko jiwa raga mereka sendiri.

"Ucapan Terima kasih dan penghargaan tidak akan mampu menebus jasa besar mereka yang telah membaktikan dirinya untuk menolong dan menyelamatkan nasib sesama manusia," kata Sri Mulyani.

Baca Juga: Jaga Imunitas Tubuh, Sri Mulyani Olah Raga Melalui Video Conference

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan, pandemi Covid19 memberi kesempatan untuk mampu menunjukkan kualitas kemanusiaan. Seperti Kartini, keperempuanannya, pingitannya, dan berbagai halangan adat, sosial kultural tidak menjadi alasan untuk memajukan kaumnya, dan menjadi pahlawan bangsa dan pahlawan kemanusiaan.

"Satu abad lebih, warisan Kartini dalam bentuk kepedulian dan perikemanusiaan yang adil dan beradab tidak pernah musnah. Pemikirannya yang maju jauh melampaui waktu saat itu, abadi dan lekat dengan kita semua dari jaman ke jaman," tukasnya. (kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini