2 Hari Jelang Pelarangan Mudik, Kemenhub Koordinasi dengan BPTJ hingga Korlantas

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 22 April 2020 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 22 320 2203196 2-hari-jelang-pelarangan-mudik-kemenhub-koordinasi-dengan-bptj-hingga-korlantas-uI52cn1kTM.jpg Jakarta Salah Satu Wilayah yang Dilarang Mudik.(Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelar rapat koordinasi Kesiapan Implementasi Larangan Mudik secara online. Turut hadir Korlantas Polri, BPJT, Bina Marga, Jasa Marga, Kemenkes.

Kemudian, Dishub Provinsi/Kota dari berbagai daerah termasuk DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, Banten, Riau, Sulsel, Sumbar, Kalsel, Kaltara, dan Gorontalo; Polda, dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).

“Dalam rapat yang dipimpin oleh Dirjen Perhubungan Darat, semua pihak sepakat untuk mengawasi implementasi Permenhub di lapangan. Permenhub sendiri ditargetkan akan selesai pada 23 April 2020 atau satu hari sebelum penerapan larangan mudik diberlakukan pada 24 April 2020,” ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, dalam keterangannya, Rabu (22/4/2020).

Baca Juga: Mudik Dilarang, Program Padat Karya Jadi Andalan untuk Dongkrak Ekonomi Desa

Prioritas pengawasan yang nantinya akan dilakukan adalah penyekatan di daerah zona merah dan di daerah yang ditetapkan PSBB. Nantinya, jika ada masyarakat yang melalui zona-zona tersebut akan dicek oleh petugas di pos-pos check point yang ada di lapangan.

“Jadi perlu kami tegaskan bahwa tidak ada penutupan jalan nasional maupun jalan tol, tetapi yang dilakukan adalah penyekatan atau pembatasan kendaraan yang boleh melintas atau tidak. Pelarangan berlaku untuk angkutan penumpang baik angkutan umum maupun kendaraan pribadi (mobil dan sepeda motor) dan tidak berlaku untuk angkutan barang/logistik.” jelas Adita.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini