JAKARTA - Andi Taufan Garuda Putra mengeluarkan surat terbuka akan pengunduran dirinya sebagai staf khusus Jokowi. Di mana, dirinya akan fokus dengan perusahaannya PT Amartha.
Di mana sebelumnya, Staf Khusus Presiden, Andi Taufan Garuda Putra, terkena polemik karena pada awal bulan menyurati camat di seluruh wilayah Indonesia mengenai kerja sama program antara pemerintah dan PT Amartha Mikro Fintek terkait Relawan Desa Lawan Covid-19.
Baca juga: Tanggapan Presiden Jokowi soal Pengunduran Diri Stafsus Milenial Andi Taufan
Dalam surat terbuka tersebut, Andi Taufan mengatakan pengunduran dirinya ini semata-mata dilandasi keinginan yang tulus untuk dapat mengabdi secara penuh kepada pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama yang menjalankan usaha mikro dan kecil.
Merangkum berita Okezone, Jakarta, Jumat (24/4/2020), Andi Taufan Garuda Putra merupakan satu dari tujuh milenial yang didapuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai staf khusus (Stafsus). Pria 32 tahun itu diketahui sebagai CEO Amartha, yang merupakan perusahaan teknologi finansial yang menghubungkan pendana di perkotaan dengan pengusaha mikro di pedesaan melalui teknologi.