Produksi Minyak di Blok Cepu Naik Jadi 230 Ribu Barel/Hari

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 28 April 2020 21:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 28 320 2206346 produksi-minyak-di-blok-cepu-naik-jadi-230-ribu-barel-hari-po5wH3BSaP.jpg Kilang (Foto: Reuters)

JAKARTA - Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL) akhirnya mendapatkan persetujuan untuk memproduksi minyak lebih banyak lagi di Blok Cepu, Bojonegoro, Jawa Timur. Hal tersebut menyusul sudah dikeluarkannya persetujaun atas revisi analisis dampak lingkungan (Amdal) oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengatakan, dengan adanya persetujuan ini Exxon boleh memproduksi lebih dari 230 ribu barel per hari. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya yang hanya memiliki kapasitas produksi 220 ribu barel per hari saja.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Naik berkat Percepatan Pemangkasan Produksi

“Kami sudah urus perizinan Amdal untuk diizinkan naik ke 230 ribu bph dan telah disetujui oleh KLHK, sehingga kami bisa optimalkan produksi Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu,” ujarnya dalam rapat virtual dengan Komisi VII DPR, Selasa (28/4/2020).

Menurut Dwi, adanya kenaikan produksi minyak ini, tak akan membebani biaya kontraktor. Sebab, produksi di blok tersebut terbilang rendah, sekitar USD7,2 per barel dan sudah termasuk biaya depresiasi.

“Cost produksi Banyu Urip (salah satu lapangan primadona di Blok Cepu) paling murah,” kata Dwi.

Blok Cepu menjadi salah satu andalan pemerintah dalam mencapai target lifting migas nasional. Posisinya menduduki nomor satu dari 10 besar kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) penyumbang lifting minyak gas nasional beberapa tahun belakangan.

Baca juga: Sempat Minus, Harga Minyak Dunia Naik Lagi

Bahkan, produksinya mengalahkan Blok Rokan yang ada di Riau. Padahal Blok Rokan selalu menempati peringkat pertama dalam hal produksi minyak

Tahun lalu, realisasi produksi minyak Blok Cepu 217 ribu barel per hari. Dengan kenaikan target lifting tahun ini 220 ribu barel, produksi minyak di blok tersebut per 31 Maret 2020 sudah mencapai 220.118 barel per hari.

Artinya ada kenaikan sekitar 100,1% dari target APBN 2020. Hingga akhir tahun, produksinya pun diproyeksikan mencapai 220.544 barel per hari.

Secara nasional, SKK Migas memperkirakan bakal sulit mencapai target produksi nasional tahun ini dari 735 ribu barel per hari menjadi hanya 725 ribu barel per hari. Produksi gas bumi pun diproyeksikan hanya 5.727 juta kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day/MMscfd).

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini