Beri Keringanan Kredit, Bank BUMN Curhat Butuh Dana Segar

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 30 April 2020 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 30 320 2207255 beri-keringanan-kredit-bank-bumn-curhat-butuh-dana-segar-j956eUC7WZ.jpg Rupiah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) Sunarso memberikan penjelasan terkait stimulus pemerintah dalam bentuk restrukturisasi kredit atau keringanan cicilan di perbankan, khususnya untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Menurut dia, anggaran yang diberikan pemerintah itu dinilai tidak cukup. Di mana kemampuan untuk merestrukturisasi pinjaman di bawah Rp500 juta termasuk KUR di dalamnya hanya dapat berlaku selama enam bulan dengan skema di tiga bulan pertama adalah nasabah dibebaskan dari cicilan bunga.

"Namun tiga bulan kedua harus membayar 3%, dibandingkan kondisi normal sebesar 6%. Sehingga 16% itu dibayarkan oleh APBN, bunganya," ujar dia pada telekonferensi, Kamis (30/4/2020).

Kemudian, lanjut dia, tiga bulan kedua nasabah harus tetap membayar 3%. Karena subsidi tambahannya hanya tinggal 3%. Sehingga yang disubsidi dari 16% menjadi 13% dan yang 3% harus tetap dibayar oleh nasabahnya.

Tercatat, pemerintah telah menerbitkan pedoman pemberian KUR melalui Permenko Perekonomian nomor 6 Tahun 2020 tentang Perlakuan Khusus bagi Penerima KUR yang Terdampak Covid-19.

"Permenko itu perlu direvisi untuk menyesuaikan kemampuan anggaran negara untuk mensubsidi nasabah bank," tandas dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah akan menanggung angsuran debitur selama 3 bulan ke depan. Hal ini sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi seperti yang dituangkan dalam Perppu Nomor 1 Tahun 2020, pasal 11.

"KUR yang sekarang ini disalurkan di sektor perbankan baik bank Himbara maupun non Himbara mencakup 11 juta kreditur usaha rakyat. Mereka akan diberikan relaksasi 6 bulan penundaan pokok, angsuran 3 bulan pertama bunga ditanggung pemerintah, tiga bulan berikutnya 50% ditanggung pemerintah," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini